NYDIG Peringatan: AI atau Memicu Siklus Pelonggaran Moneter, Bitcoin Menyambut Potensi Dukungan Makro

BTC-0,24%

2 Maret, berita menyebutkan bahwa Greg Cipolaro, kepala penelitian lembaga keuangan kripto NYDIG, menyatakan bahwa jika kecerdasan buatan (AI) memberikan dampak besar pada pasar tenaga kerja dan struktur ekonomi, memaksa bank sentral global untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar, maka Bitcoin mungkin menjadi salah satu aset utama yang diuntungkan.

Dalam laporan penelitian terbarunya, Cipolaro menunjukkan bahwa AI memiliki potensi menjadi “teknologi umum” seperti listrik, dan pengaruhnya terhadap produktivitas, struktur pekerjaan, serta preferensi risiko dapat secara perlahan menyebar ke lingkungan likuiditas makro, yang selama ini menjadi faktor penting dalam pergerakan harga Bitcoin.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa jika AI mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus disertai ekspansi likuiditas dan penekanan terhadap suku bunga riil, maka lingkungan makro ini biasanya lebih bersahabat bagi aset langka seperti Bitcoin. Namun, jika kemajuan teknologi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan meningkatkan hasil riil, bank sentral mungkin akan memperketat kebijakan, yang dapat memberi tekanan pada Bitcoin.

Di sisi lain, jika AI menyebabkan ketegangan dalam struktur pekerjaan—misalnya, kecepatan penggantian posisi kerja lebih cepat daripada penciptaan posisi baru—pemerintah di berbagai negara mungkin akan melakukan ekspansi fiskal dan pelonggaran moneter untuk menstabilkan ekonomi. Pelepasan likuiditas ini sering meningkatkan daya tarik aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Pengaruh AI terhadap struktur organisasi perusahaan juga sudah mulai terlihat. Baru-baru ini, perusahaan teknologi mulai memasukkan AI ke dalam rencana restrukturisasi. Pendiri media sosial Jack Dorsey menyatakan bahwa perusahaan fintech-nya, Block, sedang melakukan pengurangan sekitar 40% karyawan karena transformasi AI, dan diperkirakan akan ada lebih banyak perusahaan yang mengambil langkah serupa di masa depan.

Sementara itu, lembaga riset Goldman Sachs sebelumnya melaporkan bahwa adopsi AI dapat mempengaruhi sekitar 7% pekerjaan di AS, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan efisiensi produksi.

Cipolaro berpendapat bahwa dari pengalaman sejarah, setiap inovasi teknologi besar biasanya menimbulkan rasa sakit jangka pendek, tetapi akhirnya masyarakat cenderung mengintegrasikan teknologi tersebut daripada menolaknya. Perusahaan yang mampu memanfaatkan AI secara efektif dapat memperbesar profitabilitasnya, dan pekerja yang aktif mengembangkan keterampilan AI akan mendapatkan nilai yang lebih tinggi. Bagi pasar kripto, perubahan kebijakan makro yang dipicu oleh AI bisa menjadi variabel penting yang mempengaruhi tren jangka menengah dan panjang Bitcoin. (Cointelegraph)

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Schwab berencana meluncurkan perdagangan spot bitcoin dan ether pada paruh pertama 2026

Charles Schwab berencana meluncurkan perdagangan spot cryptocurrency pada awal 2026, dimulai dengan bitcoin dan ether. Akun baru "Schwab Crypto" bertujuan untuk mengintegrasikan kripto ke dalam platform investasi tradisional, dengan memanfaatkan basis klien perusahaan yang sangat besar.

CoinDesk44menit yang lalu

Inilah alasan penurunan bitcoin di bawah $68.000 meningkatkan risiko terjadi crash di bawah $60.000

Sikap agresif Presiden Donald Trump yang kembali dilakukan terhadap Iran telah mendorong bitcoin turun kira-kira 2% dalam 24 jam terakhir menjadi $67.000. Meskipun pergerakan harga ini konsisten dengan volatilitas rutin, di balik permukaannya, struktur pasar terlihat rapuh. Hal ini terutama disebabkan oleh arus masuk pada

CoinDesk1jam yang lalu

Bitcoin Berayun di Sekitar $67.000 di Tengah Gejolak Politik AS dan Harga Energi yang Melambung

Bitcoin diperdagangkan relatif datar pada 3 April, bergerak di sekitar $67.000 meskipun terjadi perkembangan geopolitik dan politik yang tajam. Stabilitas relatif kripto tersebut menjaga kapitalisasi pasarnya tetap stabil di $1,34 triliun dan likuidasi rendah di $31 juta. Kekacauan Politik Membayangi Konflik Bitcoin diperdagangkan

Coinpedia1jam yang lalu

Solana Mempertahankan Dukungan Utama Saat Reli Bitcoin Mengangkat Pasar Kripto

Harga Solana tetap berada di atas $80 di tengah meningkatnya nilai Bitcoin, sehingga berkontribusi pada pemulihan pasar kripto yang lebih luas dengan kapitalisasi $2,35 triliun. Permintaan institusional dan meredanya ketegangan geopolitik mendukung pertumbuhan ini, sementara Solana memimpin aktivitas keuangan terdesentralisasi, mencatat volume DEX dan stablecoin yang signifikan pada bulan Maret.

CryptoNewsLand3jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar