Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Unjuk rasa menentang intervensi militer di AS: ribuan orang turun ke jalan untuk Venezuela
Pada awal Januari 2025, Amerika Serikat menyaksikan gelombang protesi terkoordinasi di berbagai kota di negara tersebut. Warga yang khawatir menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang kemungkinan intervensi militer Amerika di Venezuela, menyatakan penolakan mereka terhadap apa yang mereka khawatirkan bisa menjadi kampanye militer panjang lainnya.
Protes terkoordinasi di berbagai metropolis Amerika
Aksi demonstrasi berlangsung secara bersamaan di banyak lokasi strategis, dari pantai timur hingga pantai barat. Chicago, distrik Manhattan di New York, dan Washington D.C. mencatat kehadiran ribuan demonstran, termasuk di depan Gedung Putih. Selain itu, protes juga diadakan di kantor pemerintah kota dan kantor perwakilan negara bagian di seluruh wilayah nasional. Besarnya partisipasi menunjukkan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat Amerika terhadap potensi konsekuensi dari intervensi militer di kawasan Karibia.
Alasan mobilisasi: ketakutan akan perang tanpa akhir
Koordinator protes menyampaikan pesan utama mereka melalui sebuah pernyataan resmi: “Kami turun ke jalan untuk mengatakan ‘tidak’ pada perang tanpa akhir lainnya! Masyarakat Amerika tidak menginginkan konflik bersenjata lebih lanjut! Intervensi militer akan membawa kematian dan kehancuran bagi rakyat Venezuela dan akan menjadi komitmen militer tambahan bagi negara kita.” Seruan ini mencerminkan kekhawatiran terdalam dari para penentang: ingatan akan konflik sebelumnya, ketakutan akan kehilangan nyawa, dan keyakinan bahwa intervensi militer tersebut akan membawa konsekuensi geopolitik dan kemanusiaan yang signifikan.
Perkembangan politik: fokus pada Maduro
Menurut laporan dari media internasional seperti CNN dan CCTV, Presiden Venezuela Nicolás Maduro direncanakan akan pindah ke New York pada hari itu. Langkah geopolitik ini menambah kompleksitas situasi, semakin memperkuat kekhawatiran para demonstran tentang eskalasi ketegangan regional dan risiko konflik langsung.