Bitcoin (BTC) memasuki minggu baru dengan berfluktuasi di sekitar angka 68.000 USD, di tengah sejumlah data ekonomi penting dari AS yang dapat membentuk kembali harapan pemangkasan suku bunga serta selera risiko di pasar cryptocurrency.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan cryptocurrency saat ini berada di angka 8, mencerminkan suasana hati “ketakutan ekstrem”. Selain itu, jadwal pidato yang padat dari pejabat Federal Reserve AS (Fed) minggu ini diperkirakan akan meningkatkan volatilitas di pasar.
Indeks PMI awal di bidang manufaktur dan jasa yang diumumkan oleh S&P Global pada hari Selasa akan memberikan pandangan awal tentang kesehatan ekonomi AS di bulan Maret.
Di mana, PMI jasa — yang mewakili sebagian besar aktivitas ekonomi — jika melebihi ekspektasi dapat menyebabkan Fed menunda jalur pemangkasan suku bunga, sehingga menekan aset berisiko seperti BTC.
Sebaliknya, penurunan PMI manufaktur di bawah angka 50 akan mengirim sinyal resesi, yang dapat mendorong aliran dana ke posisi defensif di pasar saham maupun cryptocurrency.
Laporan klaim pengangguran awal yang diumumkan pada hari Kamis tetap menjadi indikator paling sensitif terhadap pasar tenaga kerja AS. Sebelumnya, data menunjukkan 205.000 klaim, lebih rendah dari perkiraan.
Kali ini, pasar berharap angka tersebut berada di angka 211.000. Jika jumlah klaim meningkat, kemungkinan pelonggaran kebijakan Fed akan segera dilakukan — faktor ini biasanya mendukung Bitcoin.
Data ekonomi AS yang diumumkan minggu ini | Sumber: Trading EconomicsSebaliknya, jika data terus menurun secara tak terduga, skenario mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lama akan diperkuat, menekan aset digital.
Hari Jumat akan menyaksikan dua laporan penting: indeks kepercayaan konsumen University of Michigan (UoM) yang disesuaikan dan ekspektasi inflasi. Ini adalah indikator yang sangat diperhatikan Fed saat merancang kebijakan moneter.
Kenaikan ekspektasi inflasi dapat memberikan dampak negatif yang signifikan, karena melemahkan prospek pelonggaran kebijakan.
Selain itu, data persediaan minyak mentah AS yang diumumkan hari Rabu juga menjadi variabel penting. Penurunan besar dalam persediaan biasanya mendorong harga minyak naik, sehingga meningkatkan tekanan inflasi di tengah risiko geopolitik yang tetap ada.
Sepanjang bulan Maret, BTC tetap diperdagangkan dalam kisaran 62.000 USD–76.000 USD. Perkembangan selanjutnya — apakah akan menembus atau melakukan koreksi — sangat bergantung pada sejauh mana data makro ini mempengaruhi harapan pelonggaran kebijakan Fed.