Menurut sebuah posting dari Ash Crypto, BlackRock baru saja menjual sebesar 354.23 juta Bitcoin dan 246.7 juta Ethereum. Pesan tersebut ditulis dengan nada mendesak dan disajikan sebagai berita. Dalam beberapa menit, postingan tersebut menyebar di timeline crypto dan grup trading. Dalam gambar terlampir, CEO BlackRock Larry Fink ditampilkan dengan panah merah yang menunjuk ke bawah menuju logo BTC dan ETH. Penempatan visual ini mendukung kepanikan dan menunjukkan dumping institusional di waktu yang tidak biasa di pasar.
Menurut platform pelacakan on-chain dan platform pelacakan ETF, angka yang disebutkan tidak termasuk dalam aliran Januari 2026 yang ada. Angka yang sama ditemukan dalam laporan Arkham Intelligence yang dibuat pada November 2025. Laporan tersebut entah bagaimana merupakan fase sementara dari penebusan ETF dan bukan penjualan besar-besaran yang baru. ETF BlackRock sedang dalam proses rebalancing secara reguler saat itu. Aliran keluar ini kemudian diikuti oleh masuknya yang kuat di bulan Desember dan awal Januari serta hari-hari dengan penambahan BTC bersih lebih dari 800 juta.
Dasbor ETF saat ini gagal menunjukkan kejadian likuidasi serupa. BlackRock tetap memiliki lebih dari 40 miliar Bitcoin dalam produknya. Eksposur Ether juga sangat stagnan dibandingkan masa lalu. Ini menunjukkan bahwa postingan tersebut hanyalah mengulang informasi lama dan menyajikannya sebagai yang baru. Secara teknis benar jika angka mentah dipertimbangkan, tetapi waktunya tidak tepat dan memberikan cerita yang salah.
Desain dari postingan tersebut merupakan faktor penting dalam penerimaannya. Dampak emosional dibuat melalui penggunaan panah merah dan judul tebal serta potret serius. Banyak trader merespons tanpa berkonsultasi dengan sumber utama. Pesan singkat seperti The end dan Market is dead menjadi viral. Respon ini menunjukkan bahwa gambar dan warna bisa lebih penting daripada informasi dalam retorika crypto.
Hanya beberapa hari sebelum postingan viral tersebut, ETF spot BTC melaporkan hampir 844 juta aliran masuk bersih. Ether mengalami aliran yang beragam, tetapi tidak mendekati domain likuidasi massal. Posisi institusional secara keseluruhan tampaknya net bullish. Aliran keluar dalam ETF jangka pendek juga tidak abnormal dan tidak menunjukkan keluar secara struktural oleh pemain besar.
Cryptos masih sangat subjektif terhadap kekuasaan dan kepribadian selebriti. Satu posting tentang BlackRock bisa mengubah opini dalam sekejap. Volatilitas bisa disebabkan oleh bahkan informasi usang sekalipun ketika disampaikan secara mendesak. Episode ini menyoroti pentingnya trader memeriksa data ETF dan kemudian merespons. Angka yang didaur ulang bahkan lebih berbahaya daripada yang palsu di pasar cepat karena tampak valid di permukaan.