BlockBeats Pesan, 9 Januari, VanEck merilis laporan baru tentang asumsi pasar modal jangka panjang Bitcoin, memperkirakan bahwa Bitcoin akan mengalami pertumbuhan yang kuat dalam beberapa dekade mendatang dan menguraikan bagaimana investor institusi mungkin mengalokasikan aset ini dalam portofolio diversifikasi. Laporan ini ditulis oleh Kepala Riset Aset Digital VanEck Matthew Sigel dan Analis Senior Patrick Bush, dengan model yang menunjukkan bahwa dalam skenario dasar, Bitcoin akan mencapai 2,9 juta dolar per koin pada tahun 2050.
Prediksi ini berarti, berdasarkan harga saat ini, tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sekitar 15%. Model mengasumsikan bahwa Bitcoin akan menyumbang 5–10% dari perdagangan global dan menjadi aset cadangan bank sentral, mewakili 2,5% dari neraca keuangan mereka. Dalam skenario konservatif (bear market), pertumbuhan tahunan Bitcoin hanya sekitar 2%, mencapai sekitar 130.000 dolar per koin pada tahun 2050. Sedangkan dalam skenario sangat optimis “Super Bitcoinization”, di mana Bitcoin menyumbang 20% dari perdagangan global dan 10% dari Produk Domestik Bruto, secara teoritis harga per koin bisa mencapai 53,4 juta dolar, dengan CAGR sebesar 29%.
Laporan menekankan potensi Bitcoin sebagai aset strategis dan berbiaya rendah dalam portofolio institusi. VanEck menyarankan alokasi Bitcoin sebesar 1–3% dari portofolio diversifikasi mayoritas. Untuk investor dengan toleransi risiko lebih tinggi, peningkatan alokasi hingga 20% secara historis dapat mengoptimalkan hasil. VanEck percaya bahwa Bitcoin sedang melampaui sifat spekulatif, memiliki potensi menjadi aset cadangan, dan memberikan lindung nilai terhadap risiko depresiasi mata uang, terutama di pasar maju yang menghadapi utang pemerintah yang tinggi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
VanEck: Bitcoin Mungkin Naik hingga $2.9 Juta pada Tahun 2050
BlockBeats Pesan, 9 Januari, VanEck merilis laporan baru tentang asumsi pasar modal jangka panjang Bitcoin, memperkirakan bahwa Bitcoin akan mengalami pertumbuhan yang kuat dalam beberapa dekade mendatang dan menguraikan bagaimana investor institusi mungkin mengalokasikan aset ini dalam portofolio diversifikasi. Laporan ini ditulis oleh Kepala Riset Aset Digital VanEck Matthew Sigel dan Analis Senior Patrick Bush, dengan model yang menunjukkan bahwa dalam skenario dasar, Bitcoin akan mencapai 2,9 juta dolar per koin pada tahun 2050.
Prediksi ini berarti, berdasarkan harga saat ini, tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sekitar 15%. Model mengasumsikan bahwa Bitcoin akan menyumbang 5–10% dari perdagangan global dan menjadi aset cadangan bank sentral, mewakili 2,5% dari neraca keuangan mereka. Dalam skenario konservatif (bear market), pertumbuhan tahunan Bitcoin hanya sekitar 2%, mencapai sekitar 130.000 dolar per koin pada tahun 2050. Sedangkan dalam skenario sangat optimis “Super Bitcoinization”, di mana Bitcoin menyumbang 20% dari perdagangan global dan 10% dari Produk Domestik Bruto, secara teoritis harga per koin bisa mencapai 53,4 juta dolar, dengan CAGR sebesar 29%.
Laporan menekankan potensi Bitcoin sebagai aset strategis dan berbiaya rendah dalam portofolio institusi. VanEck menyarankan alokasi Bitcoin sebesar 1–3% dari portofolio diversifikasi mayoritas. Untuk investor dengan toleransi risiko lebih tinggi, peningkatan alokasi hingga 20% secara historis dapat mengoptimalkan hasil. VanEck percaya bahwa Bitcoin sedang melampaui sifat spekulatif, memiliki potensi menjadi aset cadangan, dan memberikan lindung nilai terhadap risiko depresiasi mata uang, terutama di pasar maju yang menghadapi utang pemerintah yang tinggi.