Sberbank Menjelajahi Pinjaman Berbasis Kripto di Tengah Perubahan Regulasi Rusia

CryptoFrontNews
BTC0,21%
ETH-0,88%
  • Sberbank berencana memberikan pinjaman rubel yang dijamin dengan crypto, bertujuan untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam perbankan arus utama.
  • CBR akan mengakui cryptocurrency dan stablecoin sebagai “aset mata uang,” memperluas akses investor ritel.
  • Bank dan bursa saham Rusia, termasuk Alfa-Bank, menghubungkan aset dunia nyata ke blockchain, meningkatkan kedalaman pasar.

Bank terbesar di Rusia, Sberbank, sedang aktif meneliti proses pemberian pinjaman berdasarkan cryptocurrency. Ini menunjukkan pergeseran paradigma besar dalam cara sektor perbankan Rusia memandang cryptocurrency.

Menurut pernyataan TASS oleh Wakil Ketua Dewan Direksi bank, Anatoly Popov, bank sedang mencoba mempelajari lebih lanjut tentang kelayakan

Bank berencana menyediakan pinjaman dalam rubel yang dijamin dengan cryptocurrency sambil bekerja sama dengan regulator untuk membangun infrastruktur yang diperlukan. Popov lebih lanjut menjelaskan bahwa Sberbank mengharapkan melihat kolaborasi semacam itu dalam jangka pendek, mengingat Rusia semakin dekat untuk mendefinisikan regulasi crypto.

Lebih dari 160 penawaran aset digital, termasuk yang di sektor properti dan minyak, telah diluncurkan oleh Sberbank sejak awal tahun 2025. Selain itu, bank masih mengembangkan instrumen keuangan untuk aset digital di platform aset digitalnya.

Pentingnya kesiapan untuk berkolaborasi dengan otoritas juga disoroti, dengan regulasi crypto di Rusia yang masih dalam tahap awal, menurut Popov. Inisiatif semacam ini menempatkan Sberbank di garis depan perusahaan keuangan Rusia yang berorientasi untuk menjadikan aset digital arus utama.

Perubahan Regulasi dan Akses Pasar

Bank Sentral Rusia (CBR) baru-baru ini merilis konsep regulasi crypto yang komprehensif. Dalam rencana tersebut, cryptocurrency dan stablecoin akan diakui sebagai “aset mata uang.” Selain itu, investor ritel akan mendapatkan akses ke Bitcoin, Ethereum, dan koin lain yang sebelumnya dibatasi untuk investor terqualified.

Usulan ini bertujuan untuk memperluas akses crypto di luar “rezim hukum percobaan” selama tiga tahun saat ini sambil menekankan kesadaran risiko tinggi. CBR terus lebih memilih operasi dalam infrastruktur keuangan Rusia yang ada. Amandemen legislatif yang mengimplementasikan strategi ini diharapkan disahkan sebelum 1 Juli 2026.

Selain Sberbank, bursa saham terbesar Rusia, MOEX dan SPB, menyatakan kesiapan untuk meluncurkan perdagangan cryptocurrency. Selain itu, Alfa-Bank mengumumkan token aset keuangan digital (DFA) yang men-tokenisasi bensin melalui jaringan Trassa, mengintegrasikan program loyalitas dengan teknologi blockchain.

Akibatnya, bank-bank Rusia semakin menghubungkan aset dunia nyata dengan platform digital. Proposal CBR juga memungkinkan perusahaan domestik untuk menerbitkan DFA di blockchain publik, berpotensi menarik investasi asing dan meningkatkan kedalaman pasar.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar