Media Gold melaporkan bahwa lembaga legislatif El Salvador telah menyetujui reformasi konstitusi yang komprehensif, yang memungkinkan masa jabatan presiden tanpa batas, yang pada dasarnya memungkinkan Presiden Nayib Bukele untuk terus berkuasa setelah masa jabatannya berakhir. Parlemen El Salvador menyatakan bahwa partai baru Bukele dan sekutunya berhasil meloloskan lima proposal reformasi dengan suara 57 berbanding 3, yang juga memperpanjang masa jabatan presiden dari lima tahun menjadi enam tahun, dan menghapus pemungutan suara putaran kedua. Para penentang memperingatkan bahwa langkah ini akan mengkonsolidasikan kekuasaan dan mengancam sistem demokrasi, karena perubahan ini menghapus batasan masa jabatan yang telah lama membatasi kekuasaan eksekutif. Anggota Partai Ide Baru Anna Figueroa mengusulkan untuk mengakhiri masa jabatan Booker dua tahun lebih awal, agar pemilihan presiden dan pemilihan kongres dapat dilakukan pada jadwal yang sama. Jika disetujui, masa jabatan Booker akan berakhir pada 1 Juni 2027, bukan 1 Juni 2029.