Kebijakan tarif baru mungkin akan meningkatkan harga, warga AS: Pemerintah tidak memperhatikan orang biasa

DailyNews

Laporan Jinse CaiJing, pemerintah AS baru-baru ini mengumumkan kebijakan tarif baru yang memicu kekhawatiran di kalangan analis ekonomi AS. Mereka memperkirakan bahwa kebijakan tarif baru akan semakin mendorong harga di AS, menyebabkan beban hidup yang lebih besar bagi konsumen. Lembaga think tank AS, Tax Foundation, memperkirakan bahwa tarif impor rata-rata AS akan melonjak dari 2,5% tahun lalu menjadi 19% tahun ini, yang merupakan nilai tertinggi sejak 1933. Lembaga itu juga menyatakan bahwa pendapatan setelah pajak kelas pekerja AS akan turun rata-rata 2,1% tahun ini, sementara pengeluaran tahunan rata-rata keluarga biasa di AS akan meningkat sebesar 2.100 dolar AS. Analis JPMorgan menunjukkan bahwa kebijakan tarif baru AS akan membuat warga AS membayar pajak tambahan sebesar 660 miliar dolar AS dalam setahun. Harga akan kembali melonjak, dan inflasi tinggi yang sudah lama tinggi di AS akan kembali tertekan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar