

Pada periode terakhir, pasar kripto menunjukkan sikap hati-hati, di mana investor cenderung mengambil posisi defensif pada berbagai aset digital. Sementara Bitcoin dan Ethereum tetap berfluktuasi secara signifikan, XRP terus menjadi pusat perhatian investor. Setelah penyelesaian perkara hukum Ripple dengan SEC, banyak pelaku pasar berharap harga XRP akan naik tajam—namun realisasi tersebut tidak sesuai ekspektasi sebagian besar pihak.
Saat kabar SEC menghentikan gugatan terhadap Ripple beredar, harga XRP sempat melonjak tajam. Namun, lonjakan awal itu tidak bertahan lama dan harga kemudian terkoreksi ke level yang lebih stabil. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor mengenai penyebab respon pasar yang kurang agresif.
Analis kripto Armando Pantoja menyoroti bahwa SEC belum merilis pernyataan resmi terkait penarikan kasusnya. Hingga saat ini, hanya pernyataan dari manajemen Ripple yang tersedia untuk publik. Tanpa konfirmasi otoritas regulator, banyak investor memilih menunggu dan bersikap konservatif, sehingga reli harga instan yang signifikan belum terjadi.
Figur kripto terkemuka Johnny Krypto menegaskan bahwa pergerakan harga XRP yang terbatas sejalan dengan perilaku pasar yang umum terjadi. Sering kali, pasar naik karena rumor dan ekspektasi, lalu kembali stabil usai pengumuman resmi. Ia menyoroti bahwa kenaikan harga XRP sebelumnya terjadi ketika trader berspekulasi sebelum keputusan hukum. Selama tidak ada sentimen negatif lanjutan, harga XRP relatif stabil.
Banyak pihak di komunitas kripto memperkirakan XRP akan mengalami kenaikan harga signifikan dalam beberapa tahun ke depan, namun analis menegaskan bahwa pertumbuhan tersebut tidak akan berlangsung seketika. Berbeda dengan aset spekulatif yang mudah bergerak tajam akibat sentimen, pergerakan harga XRP lebih dipengaruhi oleh pola transaksi institusional dan pasar derivatif, sehingga cenderung lambat dan bertahap. Kenaikan harga besar tetap mungkin, asalkan disertai kesabaran dan waktu, bukan lonjakan instan.
Setelah ketidakpastian regulasi berakhir, perkembangan XRP kini bergantung pada fondasi fundamental. Adopsi nyata dan utilitas praktis akan menjadi penggerak utama nilai. Investasi institusi, kemitraan strategis, serta pemanfaatan dalam solusi pembayaran lintas batas diperkirakan menjadi kunci pertumbuhan harga jangka panjang.
Walaupun XRP kemungkinan akan bergerak sideways dalam waktu dekat, banyak analis pasar menilai potensi jangka panjangnya besar. Beberapa prediksi menyebutkan bahwa di siklus pasar positif, XRP bisa mengalami apresiasi harga signifikan. Bagi investor, fokus utamanya tetap pada strategi jangka panjang, bukan keuntungan instan.
Edoardo Farina optimistis terhadap XRP dalam jangka panjang meski harga baru-baru ini berfluktuasi. Ia menyebut beberapa katalis pertumbuhan, seperti potensi persetujuan regulator untuk produk keuangan terkait XRP, pengembangan regulasi yang mendukung stablecoin, dan kemungkinan perubahan kebijakan yang menguntungkan ekosistem Ripple. Farina juga menyoroti dinamika pasokan, di mana berkurangnya ketersediaan token akibat biaya transaksi serta meningkatnya adopsi institusi dapat mendukung kenaikan harga. Meski faktor-faktor ini membuka peluang, pasar kripto tetap sangat fluktuatif dan sulit diprediksi.
Pelaku pasar masih berhati-hati karena berpotensi adanya banding SEC dan ketidakpastian regulasi yang belum sepenuhnya selesai. Kekhawatiran terhadap risiko hukum membuat harga tetap bergejolak. Tanpa penyelesaian definitif, sentimen pasar cenderung datar dan harga tidak bergerak agresif.
Penyelesaian gugatan SEC berdampak signifikan pada XRP. Dengan keputusan yang menguntungkan Ripple, harga berpotensi naik tajam, sementara hasil negatif bisa menekan harga. Putusan ini juga krusial bagi kejelasan regulasi dan prospek pengembangan ekosistem Ripple.
Harga XRP sangat dipengaruhi oleh adopsi kemitraan RippleNet, pertumbuhan penggunaan ODL (On-Demand Liquidity), kapitalisasi pasar kripto global, volume perdagangan, serta dinamika permintaan pasar.
Sejak gugatan SEC, performa harga Ethereum jauh lebih baik dibandingkan XRP. Meskipun keduanya menghadapi tantangan regulasi, harga Ethereum pulih dan bertumbuh pesat didukung adopsi jaringan dan inovasi teknologinya. Sementara pemulihan XRP masih terbatas akibat ketidakpastian regulasi dan perbedaan sentimen pasar.
Kemenangan Ripple atas SEC memperjelas bahwa XRP bukanlah sekuritas sehingga hambatan regulasi dihapus. Nilai penyelesaian $125 juta yang lebih rendah dari tuntutan awal menunjukkan momentum positif. Beberapa analis memperkirakan XRP bisa mencapai $1, menandakan potensi kenaikan di masa mendatang.
Sentimen pasar masih cenderung hati-hati meski XRP menang gugatan. Kekhawatiran akan ketidakpastian regulasi lanjutan, potensi tindakan SEC berikutnya, dan faktor makro menahan euforia. Kemenangan hukum memang menghilangkan risiko utama, namun apresiasi harga tetap bergantung pada fundamental dan adopsi pasar.
XRP terutama digunakan untuk transaksi lintas negara dan remitansi. Keberhasilan dalam gugatan SEC mengukuhkan proposisi nilainya melalui kejelasan regulasi, menarik adopsi institusi, dan mempertegas utilitas serta ketahanan jangka panjangnya.











