
Token XPLA, yang menjadi penggerak utama mainnet blockchain yang dikelola oleh Com2uS Holdings, telah resmi mengalami rebranding signifikan menjadi CONX setelah adanya proposal yang diinisiasi oleh komunitas. Perubahan ini menandai titik penting dalam perjalanan proyek, memperlihatkan kekuatan tata kelola terdesentralisasi dan konsensus komunitas. Inisiatif rebranding berawal dari diskusi komunitas XPLA, di mana pemangku kepentingan menilai perlunya nama baru yang lebih selaras dengan visi serta arah masa depan proyek. Proposal tersebut langsung mendapatkan respons positif dan akhirnya meraih tingkat persetujuan 100% dari seluruh anggota komunitas yang berpartisipasi.
Perubahan nama dari XPLA menjadi CONX diputuskan melalui mekanisme voting yang transparan dan demokratis, mencerminkan praktik terbaik tata kelola blockchain. Anggota komunitas diundang untuk ikut serta dalam diskusi proposal dan proses voting, memastikan semua pemangku kepentingan dapat berpartisipasi dalam keputusan penting ini. Persetujuan bulat—dengan 100% suara mendukung—menunjukkan tingkat kesatuan dan dukungan luar biasa terhadap arah baru proyek. Konsensus seperti ini sangat jarang dalam tata kelola blockchain dan merefleksikan keyakinan komunitas terhadap rebranding. Seluruh proses voting dilakukan secara on-chain, sehingga transparansi dan keabsahan hasilnya terjamin.
Meski nama token berubah, fondasi teknis proyek tetap stabil tanpa perubahan. Nama mainnet tetap sama, memberikan kepastian bagi pengembang dan penyedia infrastruktur. Total pasokan token tidak berubah, sehingga tidak terjadi dilusi ataupun modifikasi pada struktur tokenomics. Stabilitas ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan holder dan mencegah gangguan di pasar. Fitur inti blockchain, kompatibilitas smart contract, dan parameter jaringan tetap identik, sehingga pengembang dapat terus membangun tanpa perlu modifikasi kode atau migrasi.
Transisi dari XPLA ke CONX dirancang agar berjalan mulus bagi pengguna di berbagai platform. Bursa besar dan penyedia dompet yang mendukung token akan melakukan pembaruan nama secara otomatis melalui backend. Pengguna tidak perlu melakukan tindakan apa pun—saldo token akan langsung menampilkan simbol ticker CONX sebagai pengganti XPLA. Alamat kontrak token dan struktur blockchain tetap tidak berubah, sehingga proses transisi berlangsung lancar. Listing bursa, pasangan perdagangan, dan pool likuiditas tetap dengan struktur yang ada, hanya nama tampilan yang diperbarui.
Rebranding ini tidak mengubah nilai fundamental maupun posisi pasar token. Tokenomics—meliputi distribusi, jadwal vesting, mekanisme staking, dan fungsi utilitas—tetap sepenuhnya sama. Pemegang token dapat tetap yakin dengan tesis investasi mereka, tanpa risiko dilusi atau perubahan struktur. Rebranding ini bersifat kosmetik dari sudut pandang ekonomi, fokus pada identitas dan branding tanpa mengubah model ekonomi token. Analis pasar menilai bahwa rebranding yang diinisiasi komunitas secara transparan justru meningkatkan kredibilitas proyek serta memperkuat solidaritas komunitas.
Keputusan bulat untuk melakukan rebranding menjadi CONX menandai visi bersama untuk pengembangan proyek ke depan. Nama baru ini membuka lembaran baru sekaligus menjaga kesinambungan infrastruktur blockchain yang sudah ada. Dukungan berkelanjutan dari Com2uS Holdings terhadap mainnet serta partisipasi aktif komunitas menempatkan CONX pada jalur pertumbuhan dan adopsi yang berkelanjutan. Perubahan identitas ini juga membuka peluang kemitraan dan integrasi baru, karena branding yang diperbarui lebih sesuai dengan target audiens dan calon mitra. Roadmap proyek tetap berjalan sesuai rencana, dengan pengembangan berkelanjutan tanpa hambatan meski terjadi perubahan nama.
XPLA melakukan rebranding menjadi CONX untuk berkembang menjadi Cultural Fintech Mainnet, menghubungkan budaya, teknologi, dan modal dengan arsitektur siap kepatuhan bagi investor institusi dan transformasi aset digital.
Rebranding token dari XPLA ke CONX tidak berdampak langsung pada aset Anda. Semua token akan otomatis dikonversi menjadi CONX dengan rasio 1:1. Namun, perubahan nama ini berpotensi meningkatkan sentimen pasar dan prospek perkembangan proyek ke depan.
Voting komunitas untuk penggantian nama XPLA menjadi CONX mendapat persetujuan bulat. Rebranding telah disahkan secara resmi, sehingga CONX kini menjadi nama token baru dengan dukungan komunitas yang sangat kuat.
CONX adalah token utilitas inti di ekosistem XPLA, mendukung tata kelola on-chain, biaya transaksi, reward staking, dan aplikasi DeFi. Token ini memungkinkan partisipasi jaringan serta insentif ekosistem.
Tidak perlu penyesuaian. Alamat dompet Anda tetap sama setelah rebranding dari XPLA ke CONX. Saldo token dan riwayat transaksi akan terjaga secara otomatis. Perubahan nama tidak memengaruhi aset maupun akses Anda.











