
Externally Owned Account (EOA) adalah jenis akun di jaringan Ethereum yang dikendalikan langsung oleh individu melalui private key. Akun ini digunakan untuk mengirim transaksi atau mengelola ether (ETH) Anda. Berbeda dengan akun smart contract yang sepenuhnya dikontrol oleh kode, EOA dikelola secara langsung oleh pengguna.
Ada dua jenis utama akun di Ethereum:
Baik externally owned account maupun contract account dapat memiliki dan mentransfer ETH. Namun, hanya EOA yang dapat memulai transaksi. Contract account tidak dapat melakukan apa pun sampai diaktifkan melalui externally owned account atau smart contract lainnya.
Setiap EOA terhubung dengan dua kunci kriptografi: private key dan public key. Private key Anda memberikan kendali penuh atas akun—digunakan untuk menandatangani transaksi dan membuktikan bahwa Anda yang mengotorisasinya. Public key digunakan untuk menghasilkan alamat Ethereum Anda.
Berikut ringkasan fungsi EOA:
Walaupun baik EOA maupun contract account dapat menyimpan token dan data, ada beberapa perbedaan utama:
EOA merupakan fondasi utama Ethereum karena menjadi jalur utama pengguna berinteraksi dengan jaringan. Setiap aktivitas di Ethereum selalu dimulai dari EOA. Tanpa externally owned account, smart contract hanya akan diam dan tidak dapat berjalan sendiri.
Hal terpenting dalam memiliki EOA adalah menjaga keamanan private key Anda. Jika Anda kehilangan private key, akses ke akun dan dana Anda akan hilang secara permanen. Jika pihak lain memperoleh private key Anda, mereka dapat mengambil alih akun dan seluruh aset Anda.
Externally Owned Account (EOA) adalah akun di Ethereum yang sepenuhnya dikendalikan pengguna. Melalui EOA, Anda dapat mengirim ETH, berinteraksi dengan smart contract, dan melakukan berbagai aktivitas di jaringan. EOA berbeda dengan contract account yang dikontrol oleh kode dan hanya dapat beroperasi setelah diaktifkan oleh EOA. Namun, keduanya sangat penting untuk ekosistem Ethereum.
EOA dikendalikan oleh private key dan mewakili pengguna secara langsung. Contract account dikontrol oleh kode smart contract dan menyimpan data di blockchain. Perbedaan utama: EOA dapat memulai transaksi, sedangkan contract account hanya berjalan saat diaktifkan.
Buat private key, turunkan public key untuk menghasilkan alamat Ethereum. Simpan private key Anda secara aman dalam keyfile JSON terenkripsi. Gunakan alamat tersebut untuk mengirim dan menerima transaksi, sambil menjaga kerahasiaan private key Anda.
Private key digunakan untuk menandatangani transaksi dan mengendalikan dana akun; public key memverifikasi tanda tangan transaksi. Kepemilikan private key berarti memiliki kontrol penuh atas akun dan seluruh aset yang terkait.
Biaya gas untuk transaksi EOA bergantung pada kompleksitas transaksi dan tingkat kemacetan jaringan, dibayarkan dalam ETH. Nilai biaya ini dapat berubah sesuai permintaan jaringan dan perlu dicek secara real-time untuk tarif terkini.
Keamanan akun EOA sepenuhnya bergantung pada private key, sehingga sederhana namun rentan jika kunci diretas. Contract account menyediakan kontrol keamanan berbasis kode dan mekanisme pemulihan, namun berisiko terhadap kerentanan kode smart contract dan lebih kompleks dalam pengelolaannya.
Tidak, akun EOA tidak dapat langsung melakukan deploy smart contract. EOA dapat memanggil dan berinteraksi dengan kontrak yang telah ada, sedangkan deploy kontrak baru harus menggunakan contract wallet atau alat deployment khusus.











