Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Awan perang menyelimuti Teluk Persia—Situasi Timur Tengah memasuki masa berbahaya
Pada awal Maret 2026, kawasan Timur Tengah kembali diselimuti oleh bayang-bayang perang. Titik pencetus krisis ini adalah serangan militer langsung yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran, yang menyebabkan pemimpin tertinggi Iran, Khamenei, tewas. Peristiwa ini secara drastis menghancurkan keseimbangan rapuh di kawasan tersebut, memindahkan konflik dari perang proxy ke konfrontasi langsung di garis depan.
Fokus utama situasi ini segera tertuju pada Selat Hormuz—jalur utama perdagangan minyak dunia. Di sini, sekitar 20%-30% ekspor minyak mentah dunia dilayarkan. Setiap insiden kecil bisa memutus jalur energi utama ini. Pasukan Pengawal Revolusi Iran segera mengumumkan status siaga tertinggi dan mengancam akan menutup Selat Hormuz, sementara militer AS menyatakan akan menguasai langit Iran sepenuhnya dalam waktu “satu minggu”.$BTC
Krisis ini bukan lagi konflik lokal, melainkan berkembang menjadi ketidakpastian besar dalam pasokan energi global. Seiring meluasnya perang, harga minyak internasional merespons dengan cepat, dengan kontrak berjangka minyak Brent sempat melonjak di atas 82 dolar AS. Bagi ekonomi global, ini berarti tekanan inflasi baru yang sedang terkumpul, terutama bagi negara-negara Asia Timur yang sangat bergantung pada minyak dari Timur Tengah. Sebuah badai ekonomi yang dipicu oleh geopolitik sedang berkembang.#美伊局势影响