Pasar Kopi Brasil Menghadapi Sinyal Campuran Saat Perkiraan Cuaca Revisi Memberi Dampak pada Harga

Perkiraan cuaca terbaru yang memprediksi peningkatan curah hujan di seluruh wilayah utama penanaman kopi di Brasil telah menekan harga arabica dan robusta global lebih rendah, membalikkan kenaikan awal pada kontrak Maret. Kopi arabica Maret turun -1,30 (-0,36%), sementara robusta ICE Maret menurun -7 (-0,17%), saat para trader menilai kembali dinamika pasokan setelah pembaruan prospek meteorologi untuk minggu mendatang.

Prospek Cuaca Mengurangi Kenaikan Terkini untuk Kopi Brasil

Posisi Brasil sebagai produsen arabica terbesar di dunia menjadikan kondisi cuaca domestik sangat penting bagi penetapan harga global. Kenaikan harga minggu lalu ke level tertinggi satu bulan didorong oleh kekhawatiran terhadap curah hujan di bawah rata-rata pada awal Januari, dengan Minas Gerais—wilayah utama penanaman arabica Brasil—mencatat hanya 26,5mm curah hujan dibandingkan rata-rata historis 91mm untuk periode yang sama. Kekurangan kelembapan ini mendukung sentimen bullish. Namun, prediksi meteorologi terbaru kini menunjukkan curah hujan yang lebih melimpah dalam beberapa hari mendatang, meredakan kekhawatiran kekeringan dan memicu pembalikan harga berikutnya. Volatilitas cuaca semacam ini menyoroti betapa eratnya prospek pasokan kopi Brasil mempengaruhi sentimen pasar internasional.

Lonjakan Produksi dan Persaingan Vietnam Ubah Prospek Pasokan Global

Memandang ke tahun panen 2025/26, pasokan kopi Brasil global diperkirakan tetap melimpah. Badan perkiraan panen Brasil, Conab, menaikkan estimasi produksinya untuk 2025 sebesar 2,4% menjadi 56,54 juta kantong dalam pembaruan terbaru, menandakan output domestik yang kuat. Namun, proyeksi USDA menunjukkan gambaran yang lebih kompleks, memperkirakan penurunan -3,1% untuk produksi kopi Brasil 2025/26 menjadi 63 juta kantong, menurun dari level tahun sebelumnya.

Vietnam, produsen robusta terbesar di dunia, semakin memberikan tekanan ke bawah pada pasar. Ekspor kopi Vietnam tahun 2025 melonjak +17,5% secara tahunan menjadi 1,58 juta ton metrik, dan produksi diperkirakan naik +6% secara tahunan menjadi 1,76 juta ton metrik. Asosiasi Kopi dan Kakao Vietnam menyatakan bahwa output 2025/26 bisa mencapai 10% di atas panen sebelumnya jika cuaca tetap menguntungkan, berpotensi mencapai 30,8 juta kantong—tertinggi dalam empat tahun. Lonjakan pasokan robusta Vietnam ini menekan harga robusta meskipun permintaan global tetap tinggi.

Tingkat Persediaan Mencerminkan Ketatnya Pasar namun Volatilitas Masih Ada

Sementara persediaan arabica yang dipantau ICE mencapai titik terendah 1,75 tahun sebanyak 398.645 kantong pada November, kemudian pulih menjadi 461.829 kantong dalam beberapa minggu terakhir, menunjukkan adanya stabilisasi. Persediaan robusta juga mencapai titik terendah di 4.012 lot pada awal Desember sebelum pulih ke 4.278 lot, menandakan dukungan persediaan yang masih tersedia meskipun tren pengetatan secara umum berlangsung.

Gambaran global yang lebih luas menunjukkan pesan yang bercampur. Organisasi Kopi Internasional melaporkan bahwa ekspor kopi global untuk tahun pemasaran saat ini turun -0,3% secara tahunan menjadi 138,658 juta kantong, menunjukkan pasokan yang terbatas. Namun, USDA memproyeksikan bahwa produksi kopi global 2025/26 akan meningkat +2,0% secara tahunan menjadi rekor 178,848 juta kantong, dengan produksi robusta naik +10,9% menjadi 83,333 juta kantong sementara arabica menurun -4,7% menjadi 95,515 juta kantong.

Menatap ke Depan: Apa Artinya Ini bagi Pasar Kopi Brasil

Interaksi antara pola cuaca Brasil, tingkat produksi, dan ekspansi output Vietnam kemungkinan besar akan menentukan arah harga kopi Brasil dalam beberapa bulan mendatang. Meski prediksi hujan jangka pendek telah meredam antusiasme, peningkatan pasokan jangka panjang dari kedua negara penghasil utama menunjukkan potensi terbatas untuk kenaikan harga. Proyeksi USDA bahwa stok akhir 2025/26 hanya akan turun sedikit sebesar -5,4% menjadi 20,148 juta kantong—yang tetap tinggi secara historis—menguatkan sentimen bearish terhadap prospek kopi Brasil. Trader yang memantau cuaca dan estimasi panen resmi akan sangat penting dalam menavigasi pasar kopi Brasil yang tampaknya semakin melimpah.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)