Sumber: CryptoNewsNet
Judul Asli: Bank Sentral Italia Menyusun Laporan Sangat Kritikal untuk Ethereum (ETH)! Haruskah Kita Khawatir?
Tautan Asli:
Bank Sentral Italia, yang mengambil pendekatan hati-hati terhadap Bitcoin (BTC) dan mata uang kripto, telah merilis sebuah skenario yang mensimulasikan harga Ethereum (ETH) yang jatuh ke nol.
Penelitian bank menunjukkan bahwa jika harga Ethereum runtuh, perannya sebagai infrastruktur pembayaran untuk stablecoin dan aset tokenized juga akan berisiko.
Claudia Biancotti, seorang ekonom di Bank Italia, berpendapat bahwa Ethereum semakin banyak digunakan sebagai lapisan pembayaran untuk instrumen keuangan, dan oleh karena itu guncangan dalam nilai token asli dapat mengurangi keandalan infrastruktur dasar.
Jika harga Ethereum turun ke nol, risiko keamanan meningkat. Imbalan staking mungkin berkurang, yang dapat menyebabkan validator meninggalkan jaringan dan transaksi menjadi lebih lambat.
Menurut bank sentral Italia, Ethereum bergantung pada staking untuk menjaga keamanan jaringannya. Validator mengunci ETH untuk mengonfirmasi transaksi dan melindungi sistem. Sebagai imbalannya, mereka mendapatkan imbalan dalam ETH.
Pada titik ini, bank menyatakan bahwa jika ETH kehilangan seluruh nilainya dan mendekati nol, imbalan staking akan turun sekitar 99%, dan banyak validator mungkin meninggalkan jaringan.
Situasi ini juga dapat menyebabkan efek negatif seperti produksi blok yang melambat dan resistensi terhadap serangan yang melemah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis Kritis Bank Sentral Italia: Kerentanan Ethereum terhadap Runtuhnya Harga
Sumber: CryptoNewsNet Judul Asli: Bank Sentral Italia Menyusun Laporan Sangat Kritikal untuk Ethereum (ETH)! Haruskah Kita Khawatir? Tautan Asli: Bank Sentral Italia, yang mengambil pendekatan hati-hati terhadap Bitcoin (BTC) dan mata uang kripto, telah merilis sebuah skenario yang mensimulasikan harga Ethereum (ETH) yang jatuh ke nol.
Penelitian bank menunjukkan bahwa jika harga Ethereum runtuh, perannya sebagai infrastruktur pembayaran untuk stablecoin dan aset tokenized juga akan berisiko.
Claudia Biancotti, seorang ekonom di Bank Italia, berpendapat bahwa Ethereum semakin banyak digunakan sebagai lapisan pembayaran untuk instrumen keuangan, dan oleh karena itu guncangan dalam nilai token asli dapat mengurangi keandalan infrastruktur dasar.
Jika harga Ethereum turun ke nol, risiko keamanan meningkat. Imbalan staking mungkin berkurang, yang dapat menyebabkan validator meninggalkan jaringan dan transaksi menjadi lebih lambat.
Menurut bank sentral Italia, Ethereum bergantung pada staking untuk menjaga keamanan jaringannya. Validator mengunci ETH untuk mengonfirmasi transaksi dan melindungi sistem. Sebagai imbalannya, mereka mendapatkan imbalan dalam ETH.
Pada titik ini, bank menyatakan bahwa jika ETH kehilangan seluruh nilainya dan mendekati nol, imbalan staking akan turun sekitar 99%, dan banyak validator mungkin meninggalkan jaringan.
Situasi ini juga dapat menyebabkan efek negatif seperti produksi blok yang melambat dan resistensi terhadap serangan yang melemah.