Departemen Luar Negeri AS telah memberi sinyal bahwa sebuah kesepakatan minyak besar saat ini sedang dalam proses. Menurut pernyataan terbaru, rencana tersebut melibatkan pengamanan antara 30 hingga 50 juta barel minyak, menandai langkah signifikan dalam strategi energi negara tersebut. Perkembangan ini membawa implikasi yang lebih luas bagi pasar energi global dan dapat mempengaruhi harga komoditas dalam waktu dekat. Bagi investor yang memantau tren makroekonomi, perubahan geopolitik dalam kebijakan energi ini patut diperhatikan, karena seringkali berkorelasi dengan ekspektasi inflasi dan dinamika pasar yang lebih luas yang mempengaruhi keputusan alokasi aset.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
UncleWhale
· 12jam yang lalu
Kembali melakukan penipisan investor, ya?
Lihat AsliBalas0
StealthMoon
· 23jam yang lalu
Polanya untuk memanen petani baru lagi, saya yakin harga minyak akan melonjak tajam
Lihat AsliBalas0
just_another_fish
· 01-08 11:25
Kabar besar lagi tentang memanen keuntungan, Amerika Serikat bermain cukup keras nih
Lihat AsliBalas0
WalletWhisperer
· 01-07 16:56
Kembali melakukan penyimpanan minyak, Amerika Serikat sedang menimbun minyak ya? Tampaknya mereka cukup pesimis terhadap tren pasar ke depan.
Lihat AsliBalas0
RealYieldWizard
· 01-07 16:54
Itu lagi-lagi soal geopolitik, harga minyak harus naik.
Lihat AsliBalas0
SchrödingersNode
· 01-07 16:54
Kembali melakukan penipisan? Harga minyak melambung, para short seller menangis sampai mati
Lihat AsliBalas0
MevHunter
· 01-07 16:41
Kembali melakukan penipuan, pola ini benar-benar menyebalkan
Lihat AsliBalas0
LonelyAnchorman
· 01-07 16:37
Ini lagi-lagi tentang minyak dan makro, Amerika Serikat bermain trik ini dengan sangat lihai.
Departemen Luar Negeri AS telah memberi sinyal bahwa sebuah kesepakatan minyak besar saat ini sedang dalam proses. Menurut pernyataan terbaru, rencana tersebut melibatkan pengamanan antara 30 hingga 50 juta barel minyak, menandai langkah signifikan dalam strategi energi negara tersebut. Perkembangan ini membawa implikasi yang lebih luas bagi pasar energi global dan dapat mempengaruhi harga komoditas dalam waktu dekat. Bagi investor yang memantau tren makroekonomi, perubahan geopolitik dalam kebijakan energi ini patut diperhatikan, karena seringkali berkorelasi dengan ekspektasi inflasi dan dinamika pasar yang lebih luas yang mempengaruhi keputusan alokasi aset.