Dalam kondisi pasar saat ini, saham perusahaan kendaraan listrik tertentu menghadapi tekanan berlapis-lapis, sehingga prospek investasi menjadi kurang pasti. Perburukan lingkungan tarif secara langsung meningkatkan biaya, sementara risiko rantai pasokan di bidang komoditas utama (terutama kendali geopolitik atas bahan penting seperti perak) semakin menekan margin keuntungan. Yang lebih penting lagi, penyusutan kebijakan subsidi pemerintah sedang mengurangi manfaat kebijakan di industri ini, sementara permintaan pasar menunjukkan kelemahan, dan penjualan mobil baru lesu. Faktor-faktor ini saling bertumpuk, sehingga dalam jangka pendek, aset ini kekurangan tenaga penggerak untuk naik. Bagi investor yang mencari pengembalian risiko-disadjusted, sikap menunggu dan melihat mungkin lebih bijaksana.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
BuyHighSellLowvip
· 29menit yang lalu
Subsidi tidak ada, biaya kembali meningkat, penjualan juga belum stabil... Gelombang ini memang agak genting
Lihat AsliBalas0
FlyingLeekvip
· 01-06 20:53
Jujur saja, saat ini pasar energi terbarukan tergantung siapa yang bisa lari lebih cepat, tanpa subsidi akan segera menunjukkan wujud aslinya --- Geopolitik memotong jalur, biaya meningkat, penjualan belum mulai... ritme ini sangat saya kenal --- Menunggu dan melihat? Saya sudah menjual sebagian dan menunggu, haha --- Bea masuk, rantai pasokan, subsidi semuanya runtuh, apa lagi yang mau naik? --- Saya cuma mau tanya, apakah gelombang ini masih bisa rebound, saya tidak punya banyak kesabaran --- Rasa-rasanya jalur energi terbarukan akan dirombak ulang, perusahaan lemah tidak akan mampu bertahan --- Menjual mobil tidak menguntungkan, malah diserang balik oleh geopolitik, sungguh tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
YieldChaservip
· 01-06 20:52
Energi baru ini memang agak mengkhawatirkan, subsidi kebijakan yang menurun akan segera terungkap.
Lihat AsliBalas0
AlwaysAnonvip
· 01-06 20:42
Subsidi tidak ada lagi, penjualan juga menurun, bagaimana cara mengakali ini? Lebih baik tunggu dan lihat saja
Lihat AsliBalas0
zkNoobvip
· 01-06 20:36
Energi Baru dan Terbarukan memang agak mengkhawatirkan, subsidi terputus langsung menunjukkan wujud aslinya --- Bea masuk, rantai pasokan, dan penjualan semuanya ambruk...siapa yang bisa tahan --- Saya harus lihat bagaimana pergerakan harga emas, kalau tidak air ini terlalu keruh --- Dalam jangka pendek tidak ada motivasi, tunggu saja dulu? Atau tetap tidur saja --- Manfaat kebijakan hilang, harus mengandalkan kemampuan nyata, tapi sepertinya belum cukup --- Eh ini kan cuma pendahuluan untuk memotong bawang...menunggu +1 --- Biaya meningkat, penjualan menurun, cuma soal matematika, siapa yang membeli akan terjebak
Lihat AsliBalas0
NeverPresentvip
· 01-06 20:33
Subsidi akan menunjukkan wujud aslinya saat mengalami penurunan, inilah takdir energi baru. Singkatnya, kebijakan adalah sumber pendapatan utama, mereka sendiri tidak memiliki daya saing. Kombinasi tarif dan rantai pasokan mematikan, ruang keuntungan tertekan hingga tidak ada lagi, siapa yang berani mengambil alih? Menunggu dan melihat? Saya sudah lama menunggu, bagaimanapun juga, tiket ini tidak akan hilang. Tunggu dan lihat apakah ada angsa hitam, sekarang adalah waktu untuk bertindak sebagai penerima beban.
Lihat AsliBalas0
HallucinationGrowervip
· 01-06 20:32
Subsidi kembali hilang, sifat asli pun terungkap, inilah sebenarnya daya saing sejati
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)