Tadi saya perhatikan altcoin index dari CoinMarketCap masih bertahan di angka 25. Ini berarti Bitcoin masih totally mendominasi pasar crypto saat ini. Untuk yang belum tahu, indeks ini basically mengukur berapa persen dari 100 altcoin top yang bisa mengalahkan performa Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Kalau hasilnya 75% atau lebih, baru bisa disebut musim altcoin. Nah, dengan skor 25 sekarang, artinya hanya seperempat dari altcoin itu yang bisa outperform Bitcoin. Jadi ya, Bitcoin masih jadi raja.



Metodologi altcoin index ini sebenarnya cukup solid. Mereka exclude stablecoin dan wrapped token biar data yang dianalisis benar-benar mencerminkan pergerakan spekulatif yang genuine. Transparansi seperti ini penting buat trader dan analyst di seluruh dunia untuk bisa buat keputusan yang informed.

Kalau kita lihat historis, periode dominasi Bitcoin yang panjang ini sebenarnya pola yang familiar. Dulu di akhir 2020, indeks juga rendah, terus tiba-tiba melonjak di atas 75 di awal 2021. Itu jadi awal dari musim altcoin yang legendary. Jadi fase sekarang mungkin sedang dalam proses akumulasi modal di Bitcoin sebelum akhirnya beralih ke altcoin yang lebih risky.

Ada beberapa faktor yang biasanya trigger perubahan ini. Pertama, adopsi institusional lewat Bitcoin ETF sering kali narik modal konservatif ke Bitcoin dulu. Kedua, kondisi makro seperti ekspektasi interest rate juga influence Bitcoin sebagai digital gold utama sebelum efeknya merambah ke altcoin. Ketiga, development on blockchain dan protocol update tertentu bisa create outperformance di niche tertentu.

Jangan salah paham, altcoin index yang rendah bukan berarti bearish untuk altcoin. Ini cuma menunjukkan fase pasar tertentu. Periode Bitcoin dominance yang berkelanjutan ini bisa jadi foundation yang solid untuk market yang lebih luas. Plus, fase ini bagus buat filter mana altcoin yang punya fundamental kuat dengan development activity aktif versus yang cuma riding speculative wave.

Buat investor yang disiplin, skor 25 ini bisa jadi opportunity untuk accumulate altcoin berkualitas dengan roadmap dan utility yang jelas. Tapi portfolio allocation harus selaras dengan market regime yang sedang berlangsung. Jangan overweight altcoin kalau market masih Bitcoin-dominated.

Yang menarik, bahkan dalam kondisi Bitcoin dominance, ada beberapa altcoin yang tetap bisa outperform. Biasanya yang bisa adalah yang punya catalyst independen kuat, seperti mainnet update major atau partnership announcement. Ada juga altcoin dari sektor DePIN atau gaming token yang terkadang bisa decouple dari trend pasar crypto yang lebih luas. Outlier-outlier ini worth monitor karena bisa jadi signal awal tentang sektor mana yang bakal lead di rotasi pasar berikutnya.

Transisi dari musim Bitcoin ke musim altcoin biasanya ngikuti pattern yang predictable. Bitcoin appreciate significantly dulu, tarik mainstream attention. Terus pas harga Bitcoin stabil atau masuk consolidation phase, investor mulai cari return lebih tinggi dan beralih ke altcoin. Rotasi modal inilah yang eventually push altcoin index mendekati dan melampaui threshold 75.

So basically, altcoin index di 25 ini signal bahwa market likely masih di tahap awal atau mid dari sequence ini. Bitcoin masih hold mayoritas momentum dan investor attention. Monitoring indeks ini together dengan fundamental analysis dan on-chain metrics bisa kasih gambaran yang lebih complete untuk navigasi crypto market yang dynamic ini.
BTC-0,4%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan