Akhir-akhir ini pasar menunjukkan fenomena yang cukup menarik, ketidakpastian situasi Iran-AS langsung mempengaruhi pergerakan mata uang asing. Minggu lalu indeks dolar turun 0,48%, mata uang non-AS umumnya rebound, di mana euro naik 0,34%, logika di balik ini sebenarnya patut dipikirkan.



Pertama, mari bahas euro. Minggu lalu euro/dolar naik 0,34%, terutama karena pasar sempat optimis terhadap prospek negosiasi antara AS dan Iran. Trump mengumumkan bahwa kemungkinan besar akan mencapai kesepakatan pada akhir April, Iran juga sempat mengumumkan pembukaan Selat Hormuz pada tanggal 17, semua ini membuat pasar penuh harapan terhadap dialog. Tapi masalahnya, situasi mendadak memburuk di akhir pekan—Selat kembali ditutup, AS menahan kapal Iran, Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran. Iran juga tidak kooperatif, menolak konfirmasi untuk mengikuti putaran negosiasi berikutnya. Perjanjian gencatan senjata selama dua minggu akan berakhir pada 22 April, apakah akan diperpanjang masih menjadi tanda tanya. Fluktuasi ini memberi tekanan pada euro, dari segi teknikal, euro/dolar di sekitar 1,185 menghadapi resistensi, tetapi dari moving average dan RSI, kekuatan bullish masih ada.

Di sisi yen, lebih menarik lagi. USD/JPY turun 0,42%, tetapi kekuatannya tidak hanya karena situasi Iran-AS, perubahan sikap Bank of Japan juga berperan besar. Ueda Kazuo dalam pidatonya baru-baru ini sama sekali tidak menyebut kenaikan suku bunga April, malah menekankan dampak situasi Timur Tengah terhadap ekonomi Jepang. Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Bank of Japan di April langsung turun dari 50% menjadi kurang dari 20%, perubahan ini cukup cepat. Para ekonom saat ini umumnya memandang kenaikan suku bunga di April dan Juni sekitar 50-50, tetapi mayoritas tetap percaya bahwa akan ada langkah sebelum akhir Juni.

Satu detail yang patut diperhatikan—Menteri Keuangan Jepang, Katayama Satsuki, baru-baru ini memperingatkan bahwa mereka sudah siap mengambil langkah berani untuk mendukung yen. Ini menunjukkan bahwa pemerintah Jepang masih cukup khawatir terhadap depresiasi yen. Jika Bank of Japan benar-benar menunda kenaikan suku bunga, arus carry trade akan kembali aktif, dan yen bisa ditekan ke level 162 bahkan lebih tinggi.

Dari segi teknikal, USD/JPY saat ini berfluktuasi di kisaran 157,5 sampai 160,5. Moving average 21 hari di 159,2, jika mampu kembali menembus level ini, kemungkinan besar level 160 akan kembali diuji. Sebaliknya, jika terus ditekan di bawah moving average, risiko penurunan akan meningkat, support pertama di 157,5, dan di bawahnya adalah moving average 100 hari di 156,9.

Pandangan pasar terhadap prospek dolar masih bervariasi. Beberapa institusi percaya bahwa dalam suasana optimisme saat ini, dolar akan tetap lemah dalam jangka pendek, kecuali terjadi volatilitas besar pada harga minyak atau koreksi besar di pasar saham global, maka ruang depresiasi masih ada. Tapi ada juga analis yang berpendapat bahwa dari segi fundamental, spread suku bunga, dan kebutuhan struktural, logika penguatan dolar jangka menengah dan panjang tetap kokoh.

Fokus utama minggu ini adalah perkembangan situasi Iran-AS dan sidang dengar pendapat Warsh. Jika sidang berjalan baik, kemungkinan besar dia akan resmi menjabat sebagai Ketua Fed pada Mei, yang langsung mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga. Selain itu, sikap Bank of Japan juga harus terus dipantau, karena ini langsung menentukan arah yen dan USD/JPY. Jika situasi Iran-AS memburuk, ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ di April akan kembali ditekan, dan USD/JPY bisa kembali ke 160; sebaliknya, jika situasi membaik, USD/JPY akan turun. Begitu juga euro, tergantung apakah negosiasi Iran-AS bisa dilanjutkan atau tidak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan