Suatu saat saya bertanya-tanya, mengapa trader kehilangan begitu banyak uang karena slippage saat swap. Jawabannya ternyata sederhana — mereka mencari likuiditas secara manual di berbagai DEX alih-alih menggunakan agregator DEX.



Hal ini karena agregator DEX bukan sekadar alat biasa. Ini adalah solusi yang mengumpulkan likuiditas dari semua bursa terdesentralisasi dan menunjukkan jalur terbaik untuk trading. Alih-alih melompat dari satu platform ke platform lain untuk mencari kurs terbaik, kamu cukup memasukkan jumlah dan mendapatkan hasil terbaik.

Cerita yang menarik. Pada tahun 2019, ketika DeFi baru mulai mendapatkan momentum, tidak banyak orang yang menggunakan agregator. Orang-orang hanya trading di Uniswap atau DEX lain secara langsung. Tetapi ketika jumlah platform mulai bertambah dan kolam likuiditas tersebar di berbagai jaringan, menjadi jelas — dibutuhkan alat yang menghubungkan semuanya. Maka lahirlah agregator DEX.

Pada tahun 2020, DeFi meledak. Saya ingat, menurut data analitik, pada November tahun itu agregator sudah memproses lebih dari 20 persen dari seluruh volume bursa terdesentralisasi. Itu adalah adopsi pasar yang sangat cepat.

Apa manfaat menggunakan alat seperti ini? Pertama, kurs menjadi lebih baik. Agregator membandingkan penawaran dari berbagai platform dan memilih yang paling menguntungkan. Kedua, slippage berkurang karena order didistribusikan di beberapa DEX sekaligus. Ketiga, penghematan biaya gas — kadang lebih murah menggunakan agregator daripada berinteraksi langsung dengan bursa.

Ini mempengaruhi seluruh pasar. Investasi di DeFi meningkat dari satu miliar dolar pada 2019 menjadi lebih dari 80 miliar dolar pada 2021. Agregator DEX memainkan peran besar dalam hal ini, menyederhanakan trading dan meningkatkan kompetisi antar platform.

Namun industri tidak berhenti di situ. Sekarang muncul agregator multichain. Mereka tidak lagi hanya mencari kurs terbaik di satu jaringan, tetapi membandingkan likuiditas antara Ethereum, Polygon, dan chain lainnya. Ini membuka peluang baru untuk mengoptimalkan trading.

Platform seperti 1inch beroperasi di beberapa jaringan, Matcha fokus pada Ethereum, Open Ocean juga berkembang. Masing-masing memilih jalannya sendiri, tetapi intinya sama — memudahkan hidup trader.

Seiring pertumbuhan DeFi, peran agregator DEX hanya akan semakin penting. Ini bukan sekadar alat yang nyaman, tetapi menjadi kebutuhan untuk trading secara efisien di dunia yang terdesentralisasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan