Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Jadi gini, Bitcoin lagi dapat serangan baru nih dari para kritikus. Kali ini mereka fokus ke perbandingan BTC dengan emas, dan hasilnya cukup menarik untuk dibahas. Peter Schiff, yang memang terkenal sebagai skeptis Bitcoin, baru-baru ini menunjukkan data yang bikin banyak orang termenung.
Dia highlight satu hal yang agak overlooked: kalau kita lihat Bitcoin dalam denominasi emas, bukan dollar, gambarnya jauh berbeda dari narasi bullish yang biasa kita dengar. Sejak November 2021 ketika Bitcoin mencapai puncaknya, aset ini sebenarnya turun lebih dari 66% ketika diukur dalam emas. Itu angka yang lumayan signifikan kalau kamu pikirin.
Untuk visualisasi konkretnya, Schiff membandingkan dua skenario investasi. Kalau kamu tanam $10.000 ke Bitcoin di puncak November 2021, sekarang itu hanya bernilai sekitar $9.100. Sementara itu, $10.000 yang sama diinvestasikan ke emas dalam periode yang sama? Nilainya naik jadi lebih dari $27.000. Perbedaannya lumayan drastis, dan ini jadi bahan bakar argumen Schiff tentang Bitcoin sebagai store of value.
Narrasi tentang Bitcoin sebagai "emas digital" memang sudah berkembang selama bertahun-tahun. Banyak yang percaya bahwa kelangkaan dan supply tetap Bitcoin akan melindungi kekayaan di masa ketidakpastian, mirip seperti emas. Tapi tren terakhir agak memperumit teori itu. Ketika pasar jadi defensif, investor lebih suka lari ke aset aman tradisional seperti emas daripada Bitcoin. Fenomena ini terutama terlihat jelas saat ada tekanan makro.
Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah ketika ada kekhawatiran inflasi atau ketidakpastian geopolitik, modal cenderung mengalir ke aset dengan track record panjang. Emas dapat manfaat dari flight to safety ini, sedangkan Bitcoin lebih mencerminkan performa aset berisiko. Ini jadi pembeda utama antara keduanya dalam kondisi pasar yang volatile.
Namun, supporter Bitcoin punya counterargument yang menarik. Mereka bilang ekspektasi Bitcoin untuk perform lebih baik dari logam yang sudah ada berabad-abad di tengah kondisi turbulen mungkin terlalu berat untuk aset yang masih relatif muda ini. Plus, Bitcoin secara historis bergerak dalam siklus daripada tren stabil. Pulihan kuat biasanya mengikuti periode penurunan tajam, didorong oleh pengurangan supply dan shift likuiditas.
Dari perspektif siklus, kinerja lebih rendah dibandingkan emas di fase koreksi sekarang tidak otomatis menggambarkan gambaran keseluruhan. Bitcoin memang sedang dalam periode penarikan harga secara siklikal. Tapi kritik-kritik ini menunjukkan bagaimana ekspektasi sudah berkembang. Dengan kehadiran institusional yang lebih besar, banyak yang sekarang mengharapkan Bitcoin akan berperilaku seperti emas saat krisis terjadi.
Kalau kamu penasaran tentang dinamika ini, worth untuk diperhatikan terus. Beberapa orang mulai berpikir tentang strategi diversifikasi yang melibatkan kedua aset, bahkan explore opsi seperti buy gold with bitcoin untuk hedging. Tapi tetap, keputusan investasi harus berdasarkan riset mendalam dan risk tolerance masing-masing.