Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Bagi yang mengikuti pasar teknologi, minggu terakhir Februari benar-benar sangat sibuk. Tampaknya semua pemain besar memutuskan untuk menunjukkan kartu mereka sekaligus — dan hasilnya adalah minggu yang membuat Wall Street berayun antara euforia dan kekhawatiran.
Mari kita mulai dari model-modelnya. Google Deepmind merilis Gemini 3.1 Pro dengan jendela konteks besar sebesar 1 juta token. Ini berarti AI mampu memproses teks yang jauh lebih panjang, kode, dan gambar dalam satu sesi. Sementara itu, Anthropic tidak kalah — Claude Sonnet 4.6 juga mengalami kemajuan signifikan dalam pengkodean dan penalaran. Yang baru di sini adalah bahwa keduanya mempertahankan harga yang kompetitif, menandakan bahwa alat AI berkinerja tinggi benar-benar akan digunakan secara massal di dunia bisnis.
Di China, Alibaba mengejutkan dengan Qwen 3.5, model besar dengan 397 miliar parameter. ByteDance masuk ke permainan dengan Seedance 2.0, generator video yang mampu menghasilkan klip realistis dari teks atau gambar yang ada. Bahkan Multiverse Computing, perusahaan Spanyol yang tidak banyak dikenal, meluncurkan Hypernova 60B — model terkompresi yang menjanjikan pengurangan biaya pemrosesan secara drastis. Ini penting karena startup-startup sedang dihancurkan oleh biaya komputasi.
Tapi inilah yang benar-benar menakutkan — dan mempesona — Wall Street: pengeluaran untuk infrastruktur. Google, Amazon, Meta, dan Microsoft berkomitmen sekitar 650 miliar dolar untuk infrastruktur AI hingga 2026. Ini adalah peningkatan yang sangat dramatis. OpenAI menandatangani kesepakatan sebesar 10 miliar dolar dengan Cerebras Systems untuk chip berskala wafer. Dan xAI, perusahaan AI milik Elon Musk yang berada di balik Grok, menerima investasi besar yang terkait dengan Arab Saudi. Ini bukan lagi inovasi laboratorium — ini perlombaan perlengkapan militer modal.
Regulator, tentu saja, sedang mengejar. Inggris mengumumkan rencana untuk melatih 10 juta orang dewasa dalam keterampilan AI hingga 2030. Uni Eropa melangkah maju dengan aturan transparansi di bawah AI Act, yang mewajibkan konten yang dihasilkan AI diberi label secara jelas. Tidak mengherankan — ketika miliaran dolar dipertaruhkan, pemerintah cepat merespons.
Yang paling mengesankan adalah melihat AI keluar dari laboratorium dan masuk ke operasi nyata. Reuters melaporkan bahwa alat AI mengurangi koreksi dalam penulisan sebesar 10%. Benchling menunjukkan bahwa 73% perusahaan biotek sudah menggunakan AI untuk prediksi protein. Lowe’s meluncurkan agen suara untuk melayani pelanggan. Samsung bermitra dengan Gracenote untuk meningkatkan pencarian di TV pintar. Ini bukan lagi fiksi ilmiah — ini produksi massal.
Dan di sinilah ketegangannya: Wall Street terbagi. Para optimis melihat transformasi produktivitas yang didorong otomatisasi dan efisiensi. Para skeptis melihat pengeluaran modal yang terus berkembang dengan valuasi yang sangat tinggi, dan bertanya-tanya apakah monetisasi akan mengikuti. Untuk masyarakat umum, debat ini bahkan lebih bersifat eksistensial — kelimpahan yang didorong AI versus penggantian pekerjaan dan sistem yang tidak transparan yang tidak dipahami siapa pun sepenuhnya.
Satu minggu pengumuman tidak menyelesaikan debat ini. Tapi satu hal yang pasti: perlombaan menuju kecerdasan buatan sedang mempercepat ke kecepatan penuh, dan tidak ada — baik regulator, investor, maupun perusahaan — yang berhenti. Tahap berikutnya adalah melihat apakah infrastruktur besar ini dan model yang semakin canggih benar-benar menghasilkan pengembalian yang dihargai pasar.