Jadi Ethereum Foundation baru-baru ini merilis Strawmap, dan ini sebenarnya salah satu peta jalan paling detail yang pernah mereka keluarkan. Justin Drake memimpin ini, dan dokumen ini basically menguraikan apa yang akan terjadi dengan Ethereum sampai 2029. Mereka sedang merencanakan sekitar tujuh fork besar, dan kalau saya jujur, ini menunjukkan bahwa mereka serius tentang memberikan jadwal yang lebih predictable.



Yang menarik adalah pergeseran strategi mereka. Dulu kita mendengar tentang Merge, Surge, Scourge—sekarang fokusnya lebih spesifik pada metrik teknis yang jelas. Mereka ingin mencapai throughput yang jauh lebih tinggi, privasi yang lebih baik, dan keamanan yang tahan terhadap ancaman masa depan.

Ada dua target besar yang worth diperhatikan di sini. Pertama adalah Gigagas—target untuk mencapai sekitar satu miliar gas per detik di Layer 1 mainnet. Ini bukan angka random. Mereka berencana mengintegrasikan zkEVM langsung ke dalam protokol. Untuk yang tidak familiar, ethereum virtual machine saat ini adalah bottleneck untuk skalabilitas—dengan menambahkan zero-knowledge proofs real-time ke dalam ethereum virtual machine, mereka bisa memverifikasi komputasi kompleks jauh lebih cepat. Hasilnya? Mainnet bisa menangani sekitar 10.000 transaksi per detik tanpa perlu hardware khusus untuk node operators.

Kemudian ada Teragas, yang bahkan lebih ambitious. Mereka sedang membangun ekosistem di mana Layer 2 solutions bisa memproses 10 juta TPS secara kolektif. Caranya? Data Availability Sampling. Alih-alih L2s harus download seluruh data, mereka bisa hanya verify sampel data yang diperlukan. Untuk pengguna akhir, ini berarti biaya transaksi hampir tidak ada dan kecepatan yang comparable dengan aplikasi web tradisional.

Salah satu hal yang saya appreciate tentang Strawmap adalah mereka tidak hanya fokus pada kecepatan. Privasi dan keamanan juga menjadi prioritas kelas satu. Mereka sedang mengerjakan transisi ke post-quantum cryptography—basically mempersiapkan jaringan untuk era ketika komputer kuantum mungkin bisa memecahkan enkripsi yang sekarang kita gunakan. Plus, mereka merencanakan native L1 privacy, yang berarti pengguna bisa melakukan protected ETH transfers langsung di protokol, bukan harus bergantung pada third-party mixers.

Strukturnya sendiri cukup rapi. Mereka sekarang berkomitmen untuk satu fork setiap enam bulan, bukan upgrade yang random dan tidak terprediksi seperti dulu. Setiap fork akan fokus pada beberapa headline utama—biasanya satu improvement di consensus layer dan satu di execution layer. Fork pertama seperti Glamsterdam dan Hegotá diharapkan menjadi fondasi untuk goals yang lebih ambitious ini.

Yang penting diingat adalah Ethereum Foundation sendiri menyebutkan ini sebagai 'living document'—bukan set prediksi yang rigid. Ada ruang untuk feedback komunitas dan breakthrough penelitian. Tapi clear roadmap seperti ini definitely memberikan confidence kepada developers dan stakeholders tentang arah jangka panjang.

Secara keseluruhan, kalau mereka bisa deliver pada timeline ini, Ethereum benar-benar bisa transform menjadi infrastructure yang bisa scale globally. Dari perspektif pengguna, ini berarti aplikasi terdesentralisasi yang bisa compete dengan kecepatan dan responsivitas layanan web biasa. Definitely worth dimonitor bagaimana progress fork-fork mendatang.
ETH-0,65%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan