Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#Circle拒冻结Drift被盗USDC USDC penerbit Circle dilaporkan gagal mematuhi regulasi sebesar 42 juta dolar AS, apakah stablecoin Anda masih aman?
Stablecoin selalu dianggap sebagai aset yang "paling aman" di dunia kripto. Tapi minggu lalu, detektif blockchain ZachXBT merilis sebuah laporan yang membuat banyak orang mempertanyakan persepsi tersebut. Isi utama laporan: sejak 2022, penerbit USDC Circle mengalami masalah "penegakan regulasi yang tidak memadai" dalam beberapa kasus dana ilegal, melibatkan lebih dari 4,2 miliar dolar AS. Ini bukan kali pertama Circle dipertanyakan, tapi data kali ini sangat rinci. Apa yang sebenarnya terjadi dengan 4,2 miliar dolar AS? Mari lihat tiga kasus konkret.
Pertama, insiden serangan Drift Protocol. Pada 1 April, protokol DeFi Drift diretas sekitar 280 juta dolar AS. Penyerang menggunakan jembatan lintas rantai Circle CCTP, dalam waktu 6 jam memindahkan lebih dari 232 juta dolar USDC dari Solana ke Ethereum. Enam jam. 232 juta dolar AS. Sebagai penerbit USDC, Circle memiliki hak untuk membekukan aset tersebut. Tapi mereka tidak membekukan satu pun.
Kedua, insiden serangan lainnya. Laporan ZachXBT juga menunjukkan bahwa dalam serangan SwapNet, Cetus Protocol, Mango Markets, Circle juga tidak mengambil tindakan tepat waktu.
Ketiga, membandingkan dengan penerbit lain. Laporan menyebutkan bahwa dibandingkan dengan penerbit stablecoin lain seperti Tether dan Paxos, respons Circle terhadap penyelidikan pencucian uang oleh Lazarus Group (kelompok hacker Korea Utara) jauh tertinggal.
Dengan kata lain: kejadian yang sama, penerbit lain membekukan, Circle tidak.
Mengapa ini penting? Apa perbedaan terbesar antara stablecoin dan cryptocurrency biasa?
Ada jaminan dari penerbit. USDC didukung Circle, USDT didukung Tether. Apa arti jaminan ini?
Artinya, saat Anda memegang USDC, Anda percaya bahwa Circle akan melindungi keamanan aset Anda. Tapi jika Circle di saat kritis "gagal berfungsi", kepercayaan ini akan berkurang.
Lebih penting lagi, Circle sedang mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO). Jika masalah regulasi terus berkembang, hal ini bisa mempengaruhi proses IPO mereka, dan selanjutnya mempengaruhi posisi pasar USDC. Ini bukan omong kosong, ini risiko yang perlu diperhatikan.
Apa artinya bagi pengguna biasa?
Jika Anda memegang USDC, atau menggunakan USDC di protokol DeFi, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan:
Pertama, apakah USDC masih "stablecoin paling aman"? Mungkin tidak lagi. Setidaknya dari segi penegakan regulasi, performa Circle tidak sebaik Tether dan Paxos. Ini bukan berarti USDC akan runtuh, tapi "margin keamanannya" menyusut.
Kedua, apakah Anda perlu mendiversifikasi kepemilikan stablecoin?
Jika Anda memiliki banyak USDC di dompet, bursa, atau protokol DeFi, mungkin perlu mempertimbangkan diversifikasi. USDT, USDS, DAI bisa menjadi alternatif.
Ketiga, saat terjadi serangan, siapa yang Anda harapkan?
Dulu banyak orang menganggap USDC lebih "patuh regulasi", lebih "aman". Tapi laporan ini menunjukkan bahwa dalam situasi kritis, "patuh regulasi" tidak selalu berarti "efektif".
Memiliki lisensi patuh regulasi dan mampu bertindak cepat saat serangan adalah dua hal berbeda.
Akhir kata
Masalah regulasi sebesar 42 juta dolar AS menempatkan Circle di pusat perhatian.
Ini bukan berarti USDC akan bermasalah, tapi di dunia kripto, tidak ada aset yang benar-benar aman.
Stablecoin pun tidak terkecuali.
Jika Anda memegang stablecoin, yang perlu Anda lakukan bukanlah panik, melainkan meningkatkan pemahaman. Ketahui apa yang Anda pegang, siapa penerbitnya, dan bagaimana kemampuan mereka dalam mengelola risiko.
Karena saat risiko datang, tidak akan ada yang memberi tahu Anda sebelumnya.