Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gelombang ‘No Kings’: Lebih dari 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Protes Donald Trump
Aksi demonstrasi nasional bertajuk ‘No Kings’ mencatat partisipasi besar dengan setidaknya delapan juta warga Amerika Serikat turun ke jalan pada Sabtu waktu setempat. Penyelenggara menyebut angka tersebut berasal dari lebih dari 3.300 titik aksi yang tersebar di seluruh 50 negara bagian, menjadikannya salah satu mobilisasi publik terbesar dalam beberapa tahun terakhir sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump.
Menurut laporan Agence France-Presse, jumlah peserta aksi ini meningkat dibandingkan demonstrasi serupa pada Oktober 2025. Meski pemerintah AS belum merilis angka resmi, skala aksi terlihat masif, mencakup kota besar seperti New York, Los Angeles, hingga Chicago, serta berbagai komunitas kecil di seluruh negeri.
Menariknya, hampir setengah dari aksi berlangsung di wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis Partai Republik. Negara bagian seperti Texas, Florida, dan Ohio mencatat ratusan titik demonstrasi, menunjukkan bahwa gelombang protes tidak hanya terpusat di wilayah liberal, tetapi juga meluas ke daerah konservatif.
Di berbagai kota, demonstran membawa spanduk, mengenakan kostum simbolik, hingga melakukan aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah. Di Los Angeles, massa bahkan membawa balon raksasa yang menggambarkan Trump, sementara di New York ribuan orang berjalan di Manhattan menyuarakan isu imigrasi dan kebijakan luar negeri.
Sejumlah figur publik turut hadir, termasuk aktor Mark Ruffalo, serta tokoh politik seperti Gubernur Minnesota Tim Walzdan Senator Bernie Sanders. Dukungan juga datang dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk serikat pekerja, yang menjadikan aksi ini sebagai wadah menyuarakan aspirasi publik secara luas.
Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, beberapa titik sempat diwarnai ketegangan antara demonstran dan pendukung Trump. Namun secara keseluruhan, penyelenggara menegaskan bahwa aksi yang diikuti lebih dari delapan juta orang ini mencerminkan meningkatnya tekanan publik terhadap arah kebijakan pemerintah di tengah dinamika politik Amerika Serikat.