Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Park Hong-geun menekankan pengenalan standar fiskal memerlukan fleksibilitas......"bukan tempat mengumpulkan harta karun"
Calon Kepala Bagian Anggaran Perencanaan, Park Hong-geun, pada tanggal 23 di sidang dengar pendapat personel Komite Perencanaan Keuangan dan Ekonomi DPR, meskipun secara umum mengakui perlunya pengenalan aturan keuangan, juga mengutip contoh dari Eropa yang menunjukkan bahwa operasi keuangan yang kaku dapat menimbulkan masalah.
Menanggapi pertanyaan dari anggota Partai Kekuatan Rakyat, Yoon Young-seok, tentang tingginya rasio utang negara dan perlunya aturan keuangan, calon Park mengakui pentingnya aturan keuangan sebagai alat untuk mencapai pengelolaan keuangan yang berkelanjutan. Namun, dia menekankan bahwa, daripada hanya membahas keberadaan aturan keuangan, yang lebih penting adalah membangun pandangan keuangan jangka menengah dan mengelola tujuan secara fleksibel.
Calon Park selanjutnya menyatakan bahwa saat ini dunia memandang pengelolaan tujuan keuangan jangka menengah sebagai tren, dan akan mengeksplorasi solusi pengelolaan utang negara melalui pendekatan ini. Dia menambahkan bahwa pengelolaan keuangan harus dilakukan melalui pandangan keuangan jangka panjang dan rencana keuangan jangka menengah. Calon Park juga menyebutkan bahwa lembaga internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan penilaian yang stabil terhadap kondisi keuangan Korea, menunjukkan kebanggaannya terhadap kondisi keuangan saat ini.
Akhirnya, calon Park menegaskan bahwa “keuangan bukanlah tempat penyimpanan kekayaan,” dan harus menggunakan anggaran secara efisien serta mendistribusikan sumber daya secara rasional. Ini mencerminkan pandangan bahwa keberlanjutan keuangan negara adalah hal yang tak terpisahkan.
Arah ini menunjukkan bahwa jika calon Park Hong-geun terpilih sebagai kepala, kebijakannya kemungkinan akan berfokus pada pengenalan aturan keuangan dan meningkatkan fleksibilitas serta efisiensi pengelolaan keuangan. Langkah ini diharapkan dapat membuat pengelolaan keuangan Korea menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.