Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar Keuangan Korea Berguncang Saat Ketegangan Timur Tengah, Nilai Tukar Won/Dolar Melonjak
Seiring memburuknya ketegangan di wilayah Timur Tengah, ketidakpastian di pasar keuangan Korea juga meningkat. Peningkatan konflik antara AS dan Iran menyebabkan nilai tukar won terhadap dolar AS dan harga minyak internasional melonjak secara signifikan, memperburuk kekhawatiran terhadap perekonomian.
Di pasar valuta asing Seoul, nilai tukar won Korea terhadap dolar AS pada tanggal 23 naik sebesar 16,7 won dari hari sebelumnya, menutup pada 1.517,3 won, mencapai level tertinggi sejak krisis keuangan. Hal ini terutama disebabkan oleh sikap keras Amerika terhadap Iran dan ketidakstabilan politik di Timur Tengah yang langsung mempengaruhi pasar. Untuk harga minyak internasional, harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent keduanya melonjak secara besar-besaran, masing-masing mencapai sekitar 100 dolar AS dan 115 dolar AS per barel.
Pasar saham juga merasakan dampaknya. Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 6,49%, menjadi 5.405,75 poin, dengan seluruh saham utama mengalami penurunan. Penjualan besar-besaran oleh investor asing memimpin penurunan indeks tersebut. Pada saat yang sama, tingkat bunga obligasi pemerintah di pasar obligasi melonjak tajam, yang diartikan sebagai pengaruh dari sinyal ketat yang diberikan oleh calon gubernur Bank Korea.
Ketidakstabilan ini menimbulkan beban tambahan bagi perekonomian domestik dan memicu kekhawatiran bahwa dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan harga dan resesi secara bersamaan. Hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya stagflasi (pertumbuhan ekonomi yang stagnan disertai inflasi), yang membuat otoritas kebijakan sangat khawatir.
Meskipun situasi saat ini tidak memburuk lebih jauh, pemulihan nilai tukar ke tingkat normal dalam waktu dekat tampaknya tidak mudah. Selain itu, meskipun ketegangan di Timur Tengah mereda, kemungkinan penurunan besar harga minyak internasional juga rendah, dan ini diperkirakan akan menekan kebijakan moneter di masa depan.