Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Insiden Dompet Dingin Kepolisian Korea: 22 Bitcoin Mengalami Transfer Abnormal
Korea Selatan baru-baru ini menemukan sebuah insiden risiko pengelolaan aset yang besar. Menurut laporan dari The Block, Kantor Polisi Gangnam di Seoul dalam pemeriksaan internal terbaru menemukan bahwa 22 Bitcoin yang disita sejak November 2021 (dengan nilai sekitar 1,5 juta dolar AS saat itu) mengalami transfer yang tidak biasa saat disimpan dalam dompet dingin USB. Penemuan ini mengungkapkan celah serius dalam pengelolaan aset digital oleh lembaga pemerintah dan kembali memicu diskusi industri tentang keamanan cold wallet.
Aset yang disita dipindahkan dari cold wallet, beberapa departemen memulai penyelidikan bersama
Insiden ini melibatkan sistem pengelolaan aset di Kantor Polisi Daerah Utara Gyeonggi. Transfer tidak biasa dari 22 Bitcoin dalam cold wallet telah berlangsung cukup lama tanpa terdeteksi, karena penyelidikan terkait sempat terhenti karena alasan tertentu. Perlu dicatat bahwa perangkat USB yang menyimpan aset tersebut sendiri tidak hilang atau dicuri, menunjukkan bahwa kemungkinan kehilangan aset terkait dengan celah dalam proses pengelolaan internal. Kantor Polisi Daerah Utara Gyeonggi telah secara resmi memulai penyelidikan internal, fokus pada memeriksa aliran dana secara spesifik dan apakah ada tindakan tidak semestinya dari staf internal. Saat ini, polisi belum memberikan penjelasan terbuka mengenai perkembangan penyelidikan.
Risiko sistemik muncul, pemeriksaan pengelolaan aset nasional dilaksanakan
Insiden ini bukanlah kejadian tunggal. Sebelumnya, kasus kehilangan Bitcoin yang disita oleh Kejaksaan Negeri Gwangju juga menunjukkan adanya celah pengelolaan serupa. Kejaksaan Gwangju kehilangan 320 Bitcoin setelah petugas secara tidak sengaja mengakses situs phishing, menunjukkan risiko kesalahan manusia yang sama juga berlaku dalam pengelolaan cold wallet. Berdasarkan kedua kejadian ini, lembaga penegak hukum Korea Selatan memulai pemeriksaan khusus pengelolaan barang sita secara nasional untuk mengidentifikasi risiko sistemik dalam pengelolaan aset digital lembaga pemerintah.
Cold wallet bukanlah keamanan mutlak, sistem perlindungan berlapis perlu segera dibangun
Meskipun cold wallet secara umum dianggap sebagai metode penyimpanan aset digital yang paling aman, insiden ini menunjukkan bahwa keamanan dari solusi teknologi itu sendiri tidak dapat sepenuhnya menghilangkan risiko pengelolaan. Penggunaan cold wallet USB melibatkan kontrol izin, pencatatan akses, pelatihan staf, dan berbagai aspek pengelolaan lainnya, di mana kelalaian di salah satu bagian dapat menyebabkan kehilangan aset. Setelah hasil penyelidikan polisi Korea Selatan diumumkan, diharapkan akan memberikan referensi penting bagi kerangka pengelolaan aset digital lembaga pemerintah dan institusi keuangan di seluruh dunia. Ini juga mengingatkan bahwa berbagai lembaga yang memegang aset kripto harus menerapkan mekanisme perlindungan seperti tanda tangan multi, pemisahan izin, dan audit berkala agar keamanan benar-benar terjamin.