Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana Blackstone Menavigasi Dampak Disruptif AI: Respon Strategis Raksasa Senilai $1,27T
Kecerdasan buatan telah menjadi jauh lebih dari sekadar tren teknologi—ini kini merupakan risiko bisnis mendasar yang tidak dapat diabaikan oleh investor institusional besar. Jon Gray, Presiden dan Chief Operating Officer Blackstone, perusahaan pengelola aset alternatif terbesar di dunia, baru-baru ini menekankan bahwa mengelola dampak disruptif dari pengembangan AI telah menjadi perhatian strategis utama perusahaan. Dengan hampir setiap keputusan besar kini memerlukan pertimbangan terhadap potensi dampak AI, Blackstone sedang menempuh jalur yang sengaja dipilih melalui lanskap yang berkembang pesat ini.
Tantangan Disrupsi AI di Portofolio Blackstone
Blackstone mengelola aset sebesar $1,27 triliun di hampir semua sektor ekonomi global, memberikan sudut pandang unik tentang bagaimana berbagai industri menghadapi ancaman terkait AI. Gray mengakui bahwa beberapa kepemilikan portofolio—termasuk investasi properti seperti kompleks apartemen dan bisnis konsumen mapan seperti rantai sandwich—saat ini menghadapi risiko minimal terhadap disrupsi AI. Namun, perlindungan ini jauh dari universal.
Segmen lain dari portofolio Blackstone menghadapi tantangan yang jauh lebih besar. Sektor asuransi menjadi studi kasus yang menarik: saat kendaraan otonom menyebar dan perusahaan asuransi menurunkan premi untuk pengguna mobil otomatis, serangkaian efek sekunder menyebar ke industri terkait. Gray menyoroti pertanyaan eksistensial yang muncul: Apa yang terjadi pada bengkel reparasi mobil ketika kecelakaan menurun secara drastis? Bagaimana perusahaan asuransi mobil tradisional menyesuaikan model bisnis mereka ketika profil risiko berubah secara fundamental? Pertanyaan-pertanyaan ini menegaskan bahwa potensi disrupsi AI melampaui sektor teknologi itu sendiri, merombak seluruh ekosistem ekonomi.
Infrastruktur Terlebih Dahulu: Strategi Safe Harbor
Alih-alih mencoba memprediksi perusahaan AI mana yang akan menjadi pemenang atau gagal, Blackstone mengadopsi filosofi yang lebih pragmatis: berinvestasi dalam infrastruktur dasar yang menjadi fondasi semua kecerdasan buatan. “Kesempatan nyata terletak pada sistem yang mendukung AI,” jelas Gray, “karena setiap aplikasi—mulai dari pusat data hingga robotika hingga kendaraan otonom—memerlukan infrastruktur listrik dan digital yang besar.”
Pendekatan ini sudah membuahkan hasil nyata. QTS, operator pusat data yang diinvestasikan Blackstone, memberikan pengembalian substansial kepada dana perusahaan tahun lalu. Melanjutkan logika ini, Blackstone berkomitmen untuk mengakuisisi TXNM, perusahaan utilitas besar di AS, seharga $11,5 miliar. Langkah-langkah ini mencerminkan keyakinan bahwa siapa pun yang mengendalikan fondasi fisik era AI akan meraih nilai yang tahan lama terlepas dari teknologi spesifik mana yang akhirnya dominan.
Dari Pusat Data ke Model Bahasa: Pendekatan Investasi Dual-Track
Meskipun investasi infrastruktur menjadi fondasi strategi AI Blackstone, perusahaan tidak sepenuhnya meninggalkan lapisan aplikasi. Gray mengungkapkan bahwa Blackstone secara bersamaan berinvestasi di perusahaan model bahasa besar dan pengembang perangkat lunak kecerdasan buatan lainnya. “Saya percaya sektor ini akan menghasilkan penciptaan nilai yang luar biasa,” katanya, “meskipun kami sadar bahwa investasi ini membawa profil risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan investasi infrastruktur kami.”
Pendekatan ganda ini—menggabungkan taruhan infrastruktur yang stabil dengan investasi aplikasi yang berpotensi eksplosif—mencerminkan pemahaman nuansa Blackstone terhadap lanskap AI. Dengan menyalurkan modal ke fondasi yang stabil dan ke frontier yang berpotensi meledak, pengelola aset sebesar $1,27 triliun ini memposisikan diri untuk mendapatkan manfaat dari potensi transformasi AI sambil mengelola ketidakpastian disruptif yang menyertai perubahan teknologi yang cepat.