Selat Hormuz ini akhirnya menyulut api yang sampai ke sumur minyak🔥


Harga minyak AS memperpanjang pembalikan, saat ini turun di bawah 100 dolar per barel, hanya naik +9% hari ini.
Kita sedang menyaksikan salah satu pembalikan harian terbesar dalam sejarah minyak mentah.
Rantai logika sangat jelas:
1️⃣ Tenggorokan terkunci: Iran mengendalikan Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak dunia sebesar 1/3 hampir lumpuh. Kapal tidak bisa lewat, minyak tidak bisa keluar.
2️⃣ Tangki penuh, memaksa pengurangan produksi: Ekspor nol, minyak mentah hanya bisa diisi ke tangki darat dan kapal minyak di laut. Tangki di bagian selatan Irak pertama kali penuh, produksi turun dari 3,3 juta barel/hari menjadi 1,3 juta barel/hari, hampir berkurang 60%. Tangki di Kuwait dan UEA juga hanya bisa bertahan beberapa hari, dipaksa untuk mengurangi produksi. Kuwait awalnya mengurangi 100.000 barel/hari, akhir pekan ini akan diperbesar tiga kali lipat.
3️⃣ Puncak pasokan: Irak telah mengurangi sekitar 1,5 juta barel/hari, JPMorgan memperingatkan: pada akhir pekan pengurangan produksi bisa melonjak hingga 3 juta barel/hari, minggu depan lebih dari 4 juta barel. Ini bukan pengaturan aktif OPEC+, melainkan pembekuan kapasitas fisik.
4️⃣ Penetapan harga minyak: Ketika trader menyadari ini bukan latihan, melainkan gangguan pasokan nyata, harga minyak hanya punya satu jalan—melonjak tajam. Brent telah menembus 100 dolar per barel, Goldman Sachs mengatakan jika Selat terus ditutup, tidak menutup kemungkinan melampaui puncak 2008.
Ini bukan premi risiko geopolitik, ini benar-benar kekurangan pasokan. 🚀
#石油 # Geopolitik
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan