Proyek NFT Nelk Boys Menghadapi Gugatan Class-Action atas Janji Investasi yang Tidak Dipenuhi

Dimulai sebagai usaha NFT senilai $23 juta, kini menjadi kisah peringatan tentang komitmen yang dilanggar dan kerugian investor. Nelk Boys, pembuat konten YouTube yang populer, kini terlibat dalam gugatan class-action yang diajukan di pengadilan federal California pada 29 Januari, dengan penggugat Trenton Smith menuduh Kyle Forgeard, John Shahidi, dan perusahaan terkait mereka beroperasi sebagai “penjual minyak ular yang menyamar sebagai pengusaha.” Gugatan ini berfokus pada proyek NFT Metacard, yang awalnya menjanjikan peluang bisnis besar dan pengembalian investasi kepada pembeli.

Dari Penjualan $23 Juta Menjadi Hanya Beberapa Sen

Skala kerugian finansial sangat mencengangkan. Pada Januari 2022, Nelk Boys mencetak 10.000 NFT dan menjual masing-masing seharga $2.300—menghasilkan total pendapatan sebesar $23 juta. Namun, meskipun pendapatan awal yang besar ini, investor hampir tidak mendapatkan pengembalian modal. NFT Metacard dipasarkan sebagai aset digital yang akan membuka manfaat eksklusif, termasuk diskon merchandise dan akses ke acara pribadi yang menampilkan rapper Snoop Dogg, serta peluang bisnis dan investasi yang dijanjikan. Saat ini, pasar menunjukkan cerita yang berbeda. Harga dasar untuk Metacard di OpenSea telah jatuh ke sekitar 0,034 Ether, setara dengan sekitar $111—jatuh lebih dari 95% dari harga jual awal. Investor yang membeli saat peluncuran secara efektif kehilangan uang mereka.

Janji Gagal Nelk Boys dan Dampak Hukum

Inti dari gugatan ini sederhana: Nelk Boys mempromosikan Metacard sebagai kendaraan investasi dengan nilai dasar nyata dan pengembalian di masa depan, tetapi peluang bisnis dan janji tersebut tidak pernah terwujud. Selain beberapa diskon merchandise yang sederhana dan satu acara khusus, proyek ini tidak memberikan apa pun yang substansial kepada komunitas pemegang token. Menurut pengaduan, NFT ini tidak memiliki nilai intrinsik selain manfaat minimal yang diiklankan—jauh dari proposisi investasi yang awalnya dijual kepada ribuan pembeli. Trenton Smith kini menuntut ganti rugi dan restitusi untuk semua pemegang Metacard yang terdampak, dengan alasan mereka secara sengaja ditipu selama fase peluncuran proyek. Hingga saat ini, Nelk Boys belum mengeluarkan tanggapan publik terhadap gugatan tersebut.

Gejala Krisis Pasar NFT yang Lebih Luas

Tindakan hukum ini bukanlah insiden yang terisolasi. Pasar NFT terus bergulat dengan penurunan minat dan volume perdagangan, dengan 2024 menjadi salah satu tahun terburuk untuk penjualan NFT sejak puncaknya pada 2020. Gugatan class-action serupa telah diajukan terhadap proyek NFT yang gagal lainnya, termasuk kasus terbaru yang melibatkan platform besar seperti OpenSea. Kasus Nelk Boys menunjukkan pola yang semakin berkembang di mana peluncuran NFT yang ambisius menjanjikan pengembalian yang transformatif dan akses eksklusif, tetapi hanya meninggalkan investor kecewa dan keuangan yang terkuras. Seiring ruang NFT berkembang dan kondisi pasar memburuk, akuntabilitas hukum atas janji yang tidak terpenuhi mungkin menjadi jalan keluar yang semakin umum bagi komunitas yang tertipu.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)