#我在Gate广场过新年 Hari ini adalah hari keenam dari Tahun Baru Imlek, apa saja kebiasaan dan pantangan yang ada?
Hari keenam dari Tahun Baru Imlek, juga dikenal sebagai “Hari Kuda” atau “Hari Mengusir Kemiskinan”, adalah hari penting dalam tradisi Tahun Baru, dengan kebiasaan dan pantangan berikut:
Kebiasaan (Adat):
1 Mengusir Dewa Kemiskinan: Ini adalah kebiasaan utama hari keenam. Orang-orang akan membersihkan secara menyeluruh sampah dan barang-barang tidak berguna di rumah, melambangkan mengusir kemiskinan, sial, dan kekusutan, menyambut keberuntungan dengan bersih dan segar. Beberapa tempat juga akan membakar pakaian lama atau uang kertas, melambangkan mengusir keberuntungan buruk tahun lalu. 2 Membuka Usaha dengan Keberuntungan: Banyak pedagang dan toko memilih membuka usaha pada hari keenam, karena angka “6” dianggap membawa kelancaran dan keberuntungan, cocok untuk memulai bisnis baru tahun ini. Saat membuka toko, mereka akan menyalakan petasan dan menempelkan pasangan kaligrafi “Pembukaan Usaha Berkah”, memohon kelancaran dan pelanggan yang terus-menerus. 3 Berpergian dan Menikmati Alam: Pepatah mengatakan “Tiga, Enam, Sembilan, Pergi ke Luar”, hari keenam adalah hari yang cocok untuk keluar rumah. Orang-orang akan mengunjungi keluarga dan teman, atau berwisata, melambangkan keberhasilan dan kelancaran perjalanan. Jika rute perjalanan berbentuk lingkaran, dianggap membawa “keberuntungan besar”. 4 Makan Makanan Berkah: Setiap daerah memiliki kebiasaan makan yang berbeda, seperti makan pancake yang melambangkan mengusir kemiskinan; makan mie yang melambangkan kelancaran; makan pangsit yang melambangkan kekayaan dan keberuntungan; beberapa daerah juga akan makan “Kue Enam Sukses” dan “Guling Kuda”, sebagai harapan baik untuk tahun baru. 5 Menyambut Tahun Baru dengan Kebersihan: Disarankan mandi dan berganti pakaian, serta merapikan rumah, untuk menyambut tahun baru dengan wajah segar, melambangkan menghapus kelelahan tahun lalu dan membuka babak baru.
Pantangan:
1 Menghindari Hutang dan Meminjam Uang: Hari keenam Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari kedatangan Dewa Kekayaan, menghindari hutang atau meminjam uang karena dapat menyebabkan keluar masuk kekayaan dan menimbulkan konflik, mempengaruhi keberuntungan dan hubungan sosial tahun ini. 2 Menghindari Pertengkaran dan Kata-Kata Kasar: Harmoni keluarga adalah tema utama hari keenam, pertengkaran, memarahi, atau mengucapkan kata-kata tidak beruntung (seperti “pecah”, “rusak”, “miskin”) dianggap dapat merusak suasana harmonis, membawa sial, dan mempengaruhi keberuntungan sepanjang tahun. 3 Menghindari Menusuk Jarum dan Memotong dengan Pisau Gunting: Tradisionalnya, alat tajam seperti jarum, pisau, dan gunting dianggap dapat “memotong jalur kekayaan” atau menimbulkan masalah, kecuali untuk kegiatan memotong sayur sederhana, tetapi hindari melakukan pemotongan besar atau menjahit. 4 Menghindari Memakai Pakaian Rusak: Memakai pakaian robek atau berlubang dianggap dapat membawa kemiskinan, hari keenam disarankan memakai pakaian baru yang rapi dan meriah, melambangkan suasana baru tahun ini. 5 Menghindari Penumpukan Sampah: Pada hari mengusir kemiskinan, sampah harus segera dibuang, jangan ditunda ke hari berikutnya, karena dianggap dapat menahan keberuntungan dan membawa sial. 6 Menghindari Membunuh Hewan: Beberapa daerah percaya bahwa membunuh hewan pada hari keenam tidak beruntung dan dapat membawa bencana darah, disarankan memilih makanan vegetarian atau bahan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya. 7 Menghindari Tidur Malas: Ada pepatah “Hari keenam tidak bangun, sepanjang tahun malas”, bangun pagi dianggap membantu menyambut Dewa Kekayaan dan menghindari roh malas yang tinggal di rumah.
Kebiasaan dan pantangan ini mencerminkan harapan masyarakat terhadap tahun baru yang penuh keberuntungan, dengan mengusir yang lama dan menyambut yang baru, menjaga keharmonisan dan kelancaran, serta meraih kehidupan yang makmur dan sehat. Seiring perkembangan zaman, ketegasan beberapa kebiasaan menjadi lebih longgar, tetapi makna budaya di baliknya tetap dihargai oleh banyak orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
23
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AYATTAC
· 10menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 10menit yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Miss_1903
· 1jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
CryptoSocietyOfRhinoBrotherIn
· 1jam yang lalu
Semoga keberuntungan selalu menyertai 🧧
Lihat AsliBalas0
CryptoSocietyOfRhinoBrotherIn
· 1jam yang lalu
Selamat Tahun Baru 🧨
Lihat AsliBalas0
CryptoSocietyOfRhinoBrotherIn
· 1jam yang lalu
Tahun Kuda Mendatangkan Kekayaan 🐴
Lihat AsliBalas0
ShainingMoon
· 2jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
ShainingMoon
· 2jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 2jam yang lalu
Mengusir kemiskinan, menghapus yang lama, menyambut yang baru, membawa keberuntungan, mengumpulkan kekayaan, keberuntungan besar dan lancar
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 2jam yang lalu
Terima kasih telah berbagi! Artikel ini tentang pantangan dan kebiasaan pada hari keenam Tahun Baru sangat menginspirasi saya, terutama kebiasaan “mengirim dewa kemiskinan” dan “memulai pasar dengan keberuntungan”, yang membuat saya teringat akan kebijaksanaan “mengucapkan selamat tinggal pada yang lama dan menyambut yang baru” dalam budaya tradisional~
#我在Gate广场过新年 Hari ini adalah hari keenam dari Tahun Baru Imlek, apa saja kebiasaan dan pantangan yang ada?
Hari keenam dari Tahun Baru Imlek, juga dikenal sebagai “Hari Kuda” atau “Hari Mengusir Kemiskinan”, adalah hari penting dalam tradisi Tahun Baru, dengan kebiasaan dan pantangan berikut:
Kebiasaan (Adat):
1 Mengusir Dewa Kemiskinan: Ini adalah kebiasaan utama hari keenam. Orang-orang akan membersihkan secara menyeluruh sampah dan barang-barang tidak berguna di rumah, melambangkan mengusir kemiskinan, sial, dan kekusutan, menyambut keberuntungan dengan bersih dan segar. Beberapa tempat juga akan membakar pakaian lama atau uang kertas, melambangkan mengusir keberuntungan buruk tahun lalu.
2 Membuka Usaha dengan Keberuntungan: Banyak pedagang dan toko memilih membuka usaha pada hari keenam, karena angka “6” dianggap membawa kelancaran dan keberuntungan, cocok untuk memulai bisnis baru tahun ini. Saat membuka toko, mereka akan menyalakan petasan dan menempelkan pasangan kaligrafi “Pembukaan Usaha Berkah”, memohon kelancaran dan pelanggan yang terus-menerus.
3 Berpergian dan Menikmati Alam: Pepatah mengatakan “Tiga, Enam, Sembilan, Pergi ke Luar”, hari keenam adalah hari yang cocok untuk keluar rumah. Orang-orang akan mengunjungi keluarga dan teman, atau berwisata, melambangkan keberhasilan dan kelancaran perjalanan. Jika rute perjalanan berbentuk lingkaran, dianggap membawa “keberuntungan besar”.
4 Makan Makanan Berkah: Setiap daerah memiliki kebiasaan makan yang berbeda, seperti makan pancake yang melambangkan mengusir kemiskinan; makan mie yang melambangkan kelancaran; makan pangsit yang melambangkan kekayaan dan keberuntungan; beberapa daerah juga akan makan “Kue Enam Sukses” dan “Guling Kuda”, sebagai harapan baik untuk tahun baru.
5 Menyambut Tahun Baru dengan Kebersihan: Disarankan mandi dan berganti pakaian, serta merapikan rumah, untuk menyambut tahun baru dengan wajah segar, melambangkan menghapus kelelahan tahun lalu dan membuka babak baru.
Pantangan:
1 Menghindari Hutang dan Meminjam Uang: Hari keenam Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari kedatangan Dewa Kekayaan, menghindari hutang atau meminjam uang karena dapat menyebabkan keluar masuk kekayaan dan menimbulkan konflik, mempengaruhi keberuntungan dan hubungan sosial tahun ini.
2 Menghindari Pertengkaran dan Kata-Kata Kasar: Harmoni keluarga adalah tema utama hari keenam, pertengkaran, memarahi, atau mengucapkan kata-kata tidak beruntung (seperti “pecah”, “rusak”, “miskin”) dianggap dapat merusak suasana harmonis, membawa sial, dan mempengaruhi keberuntungan sepanjang tahun.
3 Menghindari Menusuk Jarum dan Memotong dengan Pisau Gunting: Tradisionalnya, alat tajam seperti jarum, pisau, dan gunting dianggap dapat “memotong jalur kekayaan” atau menimbulkan masalah, kecuali untuk kegiatan memotong sayur sederhana, tetapi hindari melakukan pemotongan besar atau menjahit.
4 Menghindari Memakai Pakaian Rusak: Memakai pakaian robek atau berlubang dianggap dapat membawa kemiskinan, hari keenam disarankan memakai pakaian baru yang rapi dan meriah, melambangkan suasana baru tahun ini.
5 Menghindari Penumpukan Sampah: Pada hari mengusir kemiskinan, sampah harus segera dibuang, jangan ditunda ke hari berikutnya, karena dianggap dapat menahan keberuntungan dan membawa sial.
6 Menghindari Membunuh Hewan: Beberapa daerah percaya bahwa membunuh hewan pada hari keenam tidak beruntung dan dapat membawa bencana darah, disarankan memilih makanan vegetarian atau bahan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya.
7 Menghindari Tidur Malas: Ada pepatah “Hari keenam tidak bangun, sepanjang tahun malas”, bangun pagi dianggap membantu menyambut Dewa Kekayaan dan menghindari roh malas yang tinggal di rumah.
Kebiasaan dan pantangan ini mencerminkan harapan masyarakat terhadap tahun baru yang penuh keberuntungan, dengan mengusir yang lama dan menyambut yang baru, menjaga keharmonisan dan kelancaran, serta meraih kehidupan yang makmur dan sehat. Seiring perkembangan zaman, ketegasan beberapa kebiasaan menjadi lebih longgar, tetapi makna budaya di baliknya tetap dihargai oleh banyak orang.