Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan sekitar $67.610, menandai penurunan 2,22% dalam 24 jam terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh data on-chain CryptoQuant. Penurunan ini bukan hanya penurunan harga, tetapi perubahan signifikan dalam struktur volume pasar. Dalam lingkungan pasar saat ini, konsep volume perdagangan menjadi lebih penting dari sebelumnya bagi investor untuk membuat keputusan.
Sinyal Bearish yang Ditunjukkan oleh Indikator Teknis
Bitcoin berada dalam fase di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, menunjukkan pergeseran dari pasar bullish sebelumnya ke fase koreksi dan penilaian ulang. Yang perlu dicatat adalah penurunan skor Z harga CryptoQuant menjadi -1,6. Angka ini menandakan penyimpangan yang signifikan dari rata-rata statistik untuk harga Bitcoin, biasanya disertai dengan peningkatan tekanan jual dan penurunan momentum tren.
Secara historis, level ini sering berhubungan dengan fase konsolidasi jangka panjang daripada rebound tajam jangka pendek.
Peningkatan tekanan jual yang dibaca dari volume pasar derivatif
Analis kripto Darkfost menunjukkan bahwa arus yang didorong oleh penjual di pasar derivatif semakin intensif. Menurut data terbaru, volume net taker bulanan telah berubah menjadi negatif yang signifikan -$272 juta dalam siklus minggu lalu. Volume negatif ini berarti bahwa penjual lebih agresif memimpin perdagangan besar, yang mencerminkan penurunan sentimen pasar.
Pada saat yang sama, rasio jual beli aktif di platform Binance berada di bawah 1, yang juga merupakan sinyal penting bahwa tekanan jual di pasar telah meningkat secara signifikan.
Arus masuk pembelian spot memegang kunci pembalikan pasar
Di pasar derivatif saat ini, volume perdagangan berjangka terus jelas melebihi arus masuk spot. Komposisi yang tidak seimbang ini berarti bahwa pasar membutuhkan pembelian spot yang lebih kuat untuk memicu rebound. Dalam banyak kasus, titik ketika kualitas volume berubah adalah titik balik dalam transformasi pasar.
Saat ini, perhatian investor tidak hanya terfokus pada indikator teknis, tetapi juga pada perubahan struktural dalam volume perdagangan ini, dan waktu arus masuk modal ke pasar spot kemungkinan akan menjadi bahan keputusan penting di masa depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Bitcoin, makna volume perdagangan menjadi jelas selama fase penurunan
Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan sekitar $67.610, menandai penurunan 2,22% dalam 24 jam terakhir, seperti yang ditunjukkan oleh data on-chain CryptoQuant. Penurunan ini bukan hanya penurunan harga, tetapi perubahan signifikan dalam struktur volume pasar. Dalam lingkungan pasar saat ini, konsep volume perdagangan menjadi lebih penting dari sebelumnya bagi investor untuk membuat keputusan.
Sinyal Bearish yang Ditunjukkan oleh Indikator Teknis
Bitcoin berada dalam fase di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, menunjukkan pergeseran dari pasar bullish sebelumnya ke fase koreksi dan penilaian ulang. Yang perlu dicatat adalah penurunan skor Z harga CryptoQuant menjadi -1,6. Angka ini menandakan penyimpangan yang signifikan dari rata-rata statistik untuk harga Bitcoin, biasanya disertai dengan peningkatan tekanan jual dan penurunan momentum tren.
Secara historis, level ini sering berhubungan dengan fase konsolidasi jangka panjang daripada rebound tajam jangka pendek.
Peningkatan tekanan jual yang dibaca dari volume pasar derivatif
Analis kripto Darkfost menunjukkan bahwa arus yang didorong oleh penjual di pasar derivatif semakin intensif. Menurut data terbaru, volume net taker bulanan telah berubah menjadi negatif yang signifikan -$272 juta dalam siklus minggu lalu. Volume negatif ini berarti bahwa penjual lebih agresif memimpin perdagangan besar, yang mencerminkan penurunan sentimen pasar.
Pada saat yang sama, rasio jual beli aktif di platform Binance berada di bawah 1, yang juga merupakan sinyal penting bahwa tekanan jual di pasar telah meningkat secara signifikan.
Arus masuk pembelian spot memegang kunci pembalikan pasar
Di pasar derivatif saat ini, volume perdagangan berjangka terus jelas melebihi arus masuk spot. Komposisi yang tidak seimbang ini berarti bahwa pasar membutuhkan pembelian spot yang lebih kuat untuk memicu rebound. Dalam banyak kasus, titik ketika kualitas volume berubah adalah titik balik dalam transformasi pasar.
Saat ini, perhatian investor tidak hanya terfokus pada indikator teknis, tetapi juga pada perubahan struktural dalam volume perdagangan ini, dan waktu arus masuk modal ke pasar spot kemungkinan akan menjadi bahan keputusan penting di masa depan.