Pemerintah Republik Afrika Selatan telah memberlakukan kenaikan signifikan yang melampaui prediksi para ekonom dan kalangan bisnis. Mulai Januari 2026, upah minimum per jam meningkat sebesar 5%, mencapai angka 30,23 rand, setara dengan 1,89 dolar AS. Kenaikan ini melebihi perkiraan pertumbuhan tahunan sebesar 4,7% yang diperkirakan oleh analis, serikat pekerja, dan perwakilan bisnis dalam survei yang dilakukan oleh Biro Riset Ekonomi pada Desember 2025.
Berapa kenaikan upah di Afrika Selatan
Upah minimum yang direvisi dan ditetapkan oleh pemerintah menunjukkan pendekatan tegas dalam mendukung pendapatan tenaga kerja. Kenaikan sebesar 5% yang diumumkan ini secara signifikan melampaui prediksi konsensus para pelaku pasar. Menurut Jin10, keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi makroekonomi saat ini dan kebutuhan pekerja.
Inflasi dan peninjauan gaji: konteks ekonomi
Peran utama dalam peninjauan upah adalah situasi harga. Menurut data dari Badan Statistik Afrika Selatan, indeks harga konsumen menunjukkan kenaikan sebesar 3,6% secara tahunan pada Desember 2025. Pada saat yang sama, inflasi perkiraan rata-rata untuk seluruh tahun 2025 menurun menjadi 3,2%, yang memungkinkan pemerintah menemukan keseimbangan antara perlindungan daya beli pekerja dan dukungan terhadap kewirausahaan.
Prospek ekonomi dan dampaknya terhadap lapangan kerja
Matthew Parks, koordinator parlemen, menekankan bahwa kenaikan upah tersebut “memberikan dorongan yang diperlukan ke dalam ekonomi, merangsang aktivitas bisnis, dan mendorong penciptaan lapangan kerja.” Kenaikan upah minimum yang melebihi prediksi pasar ini dipandang sebagai alat untuk mendukung permintaan di tengah inflasi yang sedang terkendali, yang diharapkan akan berdampak positif terhadap prospek pembangunan sosial-ekonomi negara.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Afrika Selatan menaikkan upah minimum di atas ekspektasi pasar
Pemerintah Republik Afrika Selatan telah memberlakukan kenaikan signifikan yang melampaui prediksi para ekonom dan kalangan bisnis. Mulai Januari 2026, upah minimum per jam meningkat sebesar 5%, mencapai angka 30,23 rand, setara dengan 1,89 dolar AS. Kenaikan ini melebihi perkiraan pertumbuhan tahunan sebesar 4,7% yang diperkirakan oleh analis, serikat pekerja, dan perwakilan bisnis dalam survei yang dilakukan oleh Biro Riset Ekonomi pada Desember 2025.
Berapa kenaikan upah di Afrika Selatan
Upah minimum yang direvisi dan ditetapkan oleh pemerintah menunjukkan pendekatan tegas dalam mendukung pendapatan tenaga kerja. Kenaikan sebesar 5% yang diumumkan ini secara signifikan melampaui prediksi konsensus para pelaku pasar. Menurut Jin10, keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi makroekonomi saat ini dan kebutuhan pekerja.
Inflasi dan peninjauan gaji: konteks ekonomi
Peran utama dalam peninjauan upah adalah situasi harga. Menurut data dari Badan Statistik Afrika Selatan, indeks harga konsumen menunjukkan kenaikan sebesar 3,6% secara tahunan pada Desember 2025. Pada saat yang sama, inflasi perkiraan rata-rata untuk seluruh tahun 2025 menurun menjadi 3,2%, yang memungkinkan pemerintah menemukan keseimbangan antara perlindungan daya beli pekerja dan dukungan terhadap kewirausahaan.
Prospek ekonomi dan dampaknya terhadap lapangan kerja
Matthew Parks, koordinator parlemen, menekankan bahwa kenaikan upah tersebut “memberikan dorongan yang diperlukan ke dalam ekonomi, merangsang aktivitas bisnis, dan mendorong penciptaan lapangan kerja.” Kenaikan upah minimum yang melebihi prediksi pasar ini dipandang sebagai alat untuk mendukung permintaan di tengah inflasi yang sedang terkendali, yang diharapkan akan berdampak positif terhadap prospek pembangunan sosial-ekonomi negara.