Baru-baru ini, Seedance 2.0 yang dirilis oleh ByteDance telah memicu diskusi global dalam semalam.


Dengan hampir tanpa promosi, topik X menduduki tren, video demonstrasi mendapatkan lebih dari satu juta penayangan, dan diskusi dalam 24 jam menyebar dengan cepat—ini bukan pembaruan produk biasa, melainkan loncatan paradigma.
Lalu, sebenarnya apa itu?
Sederhananya: ini adalah model AI yang dapat langsung mengubah “teks atau gambar” menjadi “video naratif lengkap dengan banyak sudut, suara asli, dan alur cerita lengkap.”
Namun yang benar-benar penting bukanlah “bisa menghasilkan video,” melainkan—ia mulai memahami “narasi,” bertransformasi dari “menggali kotak acak” menjadi “berpikir seperti sutradara.”
Alat video AI sebelumnya, seperti Runway, Pika, Sora, secara esensial berfungsi: menghasilkan potongan-potongan.
Masalahnya juga jelas: karakter berbalik dan berubah wajah, detail pakaian tiba-tiba berbeda, logika cahaya dan bayangan tidak konsisten, pengambilan gambar acak, seperti membuka kotak acak.
Sedangkan Seedance 2.0 melakukan sesuatu yang penting—menggabungkan “teks, gambar, suara, dan video” menjadi satu sistem utuh.
Dimulai dari frame pertama: memperhatikan penampilan karakter, detail pakaian, arah sumber cahaya, logika gerakan kamera.
Bukan hanya menyusun piksel, tetapi membangun dunia. Contohnya, kamu memasukkan: seekor panda mekanik sedang makan hotpot di Chongqing Hongya Cave yang bergaya cyberpunk, kamera menukik dari udara ke close-up, latar belakang neon berkedip, disertai irama drum opera Sichuan.
Ia mampu menghasilkan struktur storyboard, gambar dinamis yang koheren, serta otomatis menyelaraskan efek suara dan penyuntingan ritme untuk menyelesaikan film jadi.
Dulu, diperlukan sutradara + sinematografer + editor + efek suara.
Sekarang: satu orang + satu kalimat sudah cukup.
Lalu, apa bedanya dengan DeepSeek?
DeepSeek adalah pemain “berbasis otak,” mahir dalam logika, penalaran, kode, dan teks; Seedance 2.0 adalah pemain “pencipta,” mahir dalam visual, ekspresi multimodal, dan pembangunan dunia. Satu bertanggung jawab untuk berpikir, satu lagi untuk mencipta.
Apa arti dampak industri ini?
Model “penumpukan tenaga manusia” dalam produksi film dan video akan terkompresi, biaya turun dari puluhan juta menjadi beberapa ribu, waktu produksi dari beberapa bulan menjadi beberapa hari, dan ambang masuknya juga bisa turun dari tim profesional ke individu kreator.
Saya percaya ini akan memberikan dampak besar pada bengkel film tradisional, tetapi bagi orang yang kreatif, ini adalah pemberdayaan super.
Yang benar-benar langka bukan lagi perangkat dan tim.
Melainkan: kemampuan estetika, narasi, dan pembangunan dunia.
Kesimpulan:
Seedance 2.0 bukan sekadar alat peningkatan, tetapi sedang menulis ulang “hubungan produksi gambar.” Ketika AI mulai memahami cerita, era keemasan para kreator baru saja dimulai.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)