Model Tindakan Proyek memperkenalkan solusi inovatif yang membalik pendekatan tradisional terhadap kecerdasan buatan. Alih-alih bergantung pada API siap pakai, perusahaan menciptakan ekstensi untuk Chrome yang memungkinkan pengguna menjadi peserta aktif dalam pelatihan AI. Menurut NS3.AI, setiap orang yang berbagi aktivitas browser mereka dengan sistem akan mendapatkan imbalan dalam token kendali $LAM.
Bagaimana Cara Kerja Ekstensi Inovatif
Ekstensi ini berfungsi secara prinsip berbeda dari alat otomatisasi standar. Sistem belajar bukan dari data abstrak, tetapi dari tindakan nyata pengguna dalam proses kerja digital mereka sehari-hari. Ini berarti AI memperoleh pengetahuan praktis dari interaksi asli, menjadikannya jauh lebih efektif.
Aspek pentingnya adalah privasi. Platform ini menggunakan pertukaran data sukarela dan anonimisasi, memungkinkan peserta mengontrol informasi apa yang mereka bagikan. Ini secara fundamental membedakan proyek ini dari sebagian besar platform AI, di mana data pengguna sering menjadi komoditas.
Dari Pembelajaran ke Pengelolaan: Menuju DAO yang Terdesentralisasi
Model Tindakan tidak berhenti pada distribusi token sederhana. Platform berencana untuk bertransformasi menjadi organisasi otonom terdesentralisasi (DAO). Ini berarti perubahan nyata dalam dinamika kekuasaan: pemegang token $LAM akan dapat membuat keputusan tentang pengembangan dan arah sistem AI, yang mereka sendiri turut berkontribusi dalam pembuatannya.
Konsep Kepemilikan Baru di Era AI
Pendekatan ini menawarkan penilaian ulang revolusioner terhadap konsep kepemilikan. Ketika robotisasi dan kecerdasan buatan semakin umum di tempat kerja, pertanyaan “siapa yang memiliki teknologi ini?” menjadi sangat penting. Model Tindakan menunjukkan bahwa ekstensi ini bisa lebih dari sekadar alat – ia bisa menjadi sarana untuk mentransfer kendali dari korporasi ke pengguna. Peserta tidak hanya melatih AI, mereka menjadi pemilik bersama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pelatihan AI melalui ekstensi browser – bagaimana token $LAM mengubah aturan permainan
Model Tindakan Proyek memperkenalkan solusi inovatif yang membalik pendekatan tradisional terhadap kecerdasan buatan. Alih-alih bergantung pada API siap pakai, perusahaan menciptakan ekstensi untuk Chrome yang memungkinkan pengguna menjadi peserta aktif dalam pelatihan AI. Menurut NS3.AI, setiap orang yang berbagi aktivitas browser mereka dengan sistem akan mendapatkan imbalan dalam token kendali $LAM.
Bagaimana Cara Kerja Ekstensi Inovatif
Ekstensi ini berfungsi secara prinsip berbeda dari alat otomatisasi standar. Sistem belajar bukan dari data abstrak, tetapi dari tindakan nyata pengguna dalam proses kerja digital mereka sehari-hari. Ini berarti AI memperoleh pengetahuan praktis dari interaksi asli, menjadikannya jauh lebih efektif.
Aspek pentingnya adalah privasi. Platform ini menggunakan pertukaran data sukarela dan anonimisasi, memungkinkan peserta mengontrol informasi apa yang mereka bagikan. Ini secara fundamental membedakan proyek ini dari sebagian besar platform AI, di mana data pengguna sering menjadi komoditas.
Dari Pembelajaran ke Pengelolaan: Menuju DAO yang Terdesentralisasi
Model Tindakan tidak berhenti pada distribusi token sederhana. Platform berencana untuk bertransformasi menjadi organisasi otonom terdesentralisasi (DAO). Ini berarti perubahan nyata dalam dinamika kekuasaan: pemegang token $LAM akan dapat membuat keputusan tentang pengembangan dan arah sistem AI, yang mereka sendiri turut berkontribusi dalam pembuatannya.
Konsep Kepemilikan Baru di Era AI
Pendekatan ini menawarkan penilaian ulang revolusioner terhadap konsep kepemilikan. Ketika robotisasi dan kecerdasan buatan semakin umum di tempat kerja, pertanyaan “siapa yang memiliki teknologi ini?” menjadi sangat penting. Model Tindakan menunjukkan bahwa ekstensi ini bisa lebih dari sekadar alat – ia bisa menjadi sarana untuk mentransfer kendali dari korporasi ke pengguna. Peserta tidak hanya melatih AI, mereka menjadi pemilik bersama.