Pasar Jagung Tampilkan Sinyal Campuran: 13 dari 16 Indikator Teknis Cenderung Bearish saat Januari Berakhir

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kontrak jagung berjangka menghadapi tekanan yang meningkat menjelang hari-hari terakhir Januari, dengan kelemahan signifikan terlihat di seluruh bulan kontrak. Latar belakang pasar yang lebih luas menunjukkan gambaran yang kompleks: meskipun momentum ekspor tetap solid, sinyal teknikal semakin menunjukkan tren bearish, dengan 13 dari 16 indikator utama mengarah ke bawah. Ketidaksesuaian antara kekuatan fundamental dan deteriorasi teknikal ini menciptakan ketidakpastian bagi pelaku pasar yang menavigasi lingkungan perdagangan saat ini.

Tekanan Harga Meningkat di Beberapa Kontrak

Kontrak jagung bulan depan menurun antara 5 hingga 5½ sen pada perdagangan tengah hari, dengan kelemahan yang lebih luas meluas ke bulan pengiriman musim semi dan musim panas. Harga jagung tunai terdekat mundur 5 sen menjadi $3.90½, menurut penilaian rata-rata nasional CmdtyView. Kontrak Maret turun 5 sen menjadi $4.25¾, sementara kontrak Mei turun 5¼ sen menjadi $4.33¾. Pengiriman Juli, yang biasanya menjadi titik referensi utama untuk tren musiman, turun 5¼ sen menjadi $4.40½. Kelemahan yang sinkron ini di semua bulan kontrak menunjukkan penilaian ulang secara menyeluruh di pasar daripada kelemahan yang terisolasi di periode pengiriman tertentu.

Kekuatan Pasar Eksternal Memperkuat Penurunan

Dinamik mata uang dan energi memainkan peran sentral dalam kelemahan arah jagung. Indeks dolar naik ke $0.703, yang secara historis cenderung menekan komoditas pertanian dengan membuat ekspor AS menjadi kurang kompetitif di pasar global. Pada saat yang sama, kontrak minyak mentah berkurang 94 sen per barel, mencerminkan kelemahan yang lebih luas dalam energi dan sentimen risiko yang menyebar ke pasar komoditas. Hambatan ini mengesampingkan apa yang seharusnya menjadi fundamental yang mendukung, menjaga tekanan ke bawah pada harga meskipun data ekspor membaik.

Latar Belakang Ekspor Tetap Konstruktif Meski Harga Melemah

Gambaran penjualan ekspor menunjukkan kontras yang menarik terhadap penurunan harga saat ini. Komitmen ekspor jagung mencapai 57,694 juta ton metrik (MMT), mewakili peningkatan volume sebesar 33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu—perbandingan tahunan yang kuat. Lebih penting lagi, laju penjualan saat ini mencapai 71% dari proyeksi ekspor total USDA, melampaui rata-rata historis sebesar 67%. Kekuatan ekspor ini biasanya akan memberikan dukungan harga, tetapi deteriorasi teknikal dan hambatan makro eksternal tampaknya sedang mengatasi narasi ekspor yang positif untuk saat ini.

Deteriorasi Teknis Membebani Sentimen

Dengan 13 dari 16 indikator teknikal menunjukkan sinyal bearish, arah pasar jangka pendek tampaknya condong ke bawah meskipun latar belakang ekspor yang konstruktif. Kelemahan teknikal ini menunjukkan potensi untuk konsolidasi lebih lanjut atau pengujian level support sebelum pemulihan yang berarti dapat terjadi. Pelaku pasar yang memantau secara ketat tanda-tanda stabilisasi mungkin perlu memperhatikan perubahan dalam gambaran teknikal atau pembalikan di pasar mata uang dan energi sebelum kepercayaan kembali ke posisi jagung.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)