Mengapa SoundHound AI Mungkin Tidak Layak Masuk dalam Portofolio Investasi Anda

Ketika mengevaluasi saham teknologi yang sedang berkembang seperti SoundHound AI, investor yang cerdas perlu melihat melampaui daya tarik permukaan. Meskipun layanan kecerdasan buatan berbasis suara dari perusahaan ini merupakan inovasi yang nyata, ada beberapa alasan kuat mengapa investor yang berhati-hati harus mendekati SoundHound AI dengan skeptisisme ekstrem daripada antusiasme.

Tantangan inti bukanlah tentang hasil dividen atau preferensi investasi pribadi—meskipun hal tersebut penting. Sebaliknya, ini tentang menerapkan prinsip investasi yang sehat pada kelas aset yang secara inheren berisiko. Mari kita tinjau mengapa SoundHound AI gagal melewati beberapa tes kritis yang diperlukan oleh sebagian besar portofolio konservatif.

Masalah Dasar: Tidak Ada Jalan Menuju Keuntungan

Keuntungan tetap menjadi fondasi dari investasi yang berkelanjutan. Pertimbangkan perusahaan teknologi mapan seperti International Business Machines dan Texas Instruments, yang keduanya saya miliki dalam portofolio saya. Yang membedakan perusahaan-perusahaan ini bukan hanya riwayat dividen mereka—tetapi kemampuan mereka yang terbukti untuk menghasilkan pendapatan yang konsisten.

SoundHound AI beroperasi di tingkat yang benar-benar berbeda. Perusahaan ini masih belum menguntungkan, tanpa garis waktu yang jelas untuk mencapai profitabilitas. Hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat kompetisi modal yang semakin intensif di seluruh sektor kecerdasan buatan. Setiap pemain teknologi utama secara agresif berinvestasi untuk mengembangkan kemampuan AI yang kompetitif, yang berarti SoundHound harus terus membakar uang tunai hanya untuk tetap relevan.

Risiko Bubble AI: Tidak Semua Taruhan Berhasil

Komunitas investasi telah mengembangkan antusiasme yang hampir demam terhadap kecerdasan buatan. Semangat emosional ini, meskipun dapat dimengerti, secara historis telah menyesatkan investor. Selama era dot-com, tak terhitung startup menjanjikan teknologi revolusioner, namun hanya segelintir yang bertahan untuk memberikan nilai nyata.

Kisah Netflix menggambarkan ini dengan sempurna: investor yang mendukung perusahaan streaming ini saat muncul dalam rekomendasi analis pada Desember 2004 melihat investasi $1.000 mereka tumbuh menjadi $464.439. Demikian pula, mereka yang menginvestasikan $1.000 di Nvidia pada April 2005 menyaksikan nilainya membengkak menjadi $1.150.455. Tetapi untuk setiap Netflix dan Nvidia, ada puluhan nama yang terlupakan yang menghilang begitu saja.

Dengan SoundHound AI, kita sama sekali tidak bisa tahu apakah teknologi suara mereka akan akhirnya mendominasi atau menjadi usang saat pesaing memperkenalkan solusi yang lebih unggul. Lanskap kompetitif terlalu padat dan tidak dapat diprediksi.

Volatilitas: Bendera Merah untuk Manajemen Risiko

Mungkin indikator paling nyata adalah perilaku harga sahamnya. Selama setahun terakhir, SoundHound AI telah kehilangan 50% nilainya sebanyak dua kali—sebuah pola yang mencerminkan ketidakstabilan mendasar dari usaha teknologi tahap awal. Sementara trader agresif mungkin melihat volatilitas ini sebagai peluang, kebanyakan investor menganggap pergerakan roller-coaster seperti ini secara psikologis dan keuangan tidak tertahankan.

Pergerakan harga ini bukan kebetulan. Ini mencerminkan ketidakpastian yang sah tentang apakah perusahaan akan bertahan cukup lama untuk memanfaatkan teknologinya.

Pendekatan Lebih Cerdas terhadap Eksposur AI

Jika Anda benar-benar tertarik untuk meraih potensi keuntungan dari kecerdasan buatan, pertimbangkan apakah eksposur langsung ke perusahaan-perusahaan berisiko tinggi tertentu masuk akal. Alternatifnya, dana perdagangan yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang berfokus pada kecerdasan buatan menawarkan pendekatan yang lebih bijaksana dengan mendiversifikasi taruhan Anda di beberapa perusahaan AI, mengurangi risiko bencana dari mendukung kuda yang salah.

Tim analis Motley Fool telah mengidentifikasi peluang investasi yang mereka anggap lebih unggul—posisi yang telah dipilih dengan cermat dan secara historis mengungguli pasar secara signifikan. Rata-rata pengembalian Stock Advisor adalah 949% dibandingkan hanya 195% untuk S&P 500, sebuah perbedaan yang menegaskan nilai dari seleksi saham yang ketat.

Sebelum menginvestasikan modal ke SoundHound AI, tanyakan pada diri Anda apakah Anda akan nyaman memegang saham yang bisa dengan mudah menurun 50% lagi tahun depan. Bagi kebanyakan investor, jawaban jujur seharusnya adalah tidak.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)