Pada akhir Januari, Bursa Komoditas Chicago (CME) mengumumkan perubahan regulasi signifikan di pasar derivatifnya. Lembaga tersebut menyesuaikan persyaratan margin untuk kontrak berjangka yang terkait dengan tiga logam mulia, termasuk paladium, yang mengalami modifikasi pada parameter operasionalnya. Perubahan ini mencerminkan kebutuhan CME untuk menyesuaikan standar mereka terhadap volatilitas pasar komoditas.
Rincian Penyesuaian pada Perak dan Logam Mulia
Menurut informasi yang disebarluaskan melalui media khusus, pengumuman resmi dikeluarkan pada 27 Januari. Persyaratan margin baru untuk beberapa derivatif perak meningkat secara signifikan, mencapai sekitar 11% dari nilai nominal kontrak. Langkah ini menetapkan standar yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya, yang berarti kewajiban modal yang lebih besar bagi peserta pasar. Kebijakan ini akan berlaku setelah penutupan operasi pada 28 Januari.
Paladium dan Platina di Bawah Kerangka Regulasi Baru
Paladium dan platina juga dimasukkan dalam reorganisasi margin CME ini. Modifikasi ini secara langsung mempengaruhi operator yang menggunakan kontrak berjangka ini sebagai alat lindung nilai atau spekulasi. Berbeda dengan logam lainnya, pembaruan ini fokus pada ketiga aset tertentu ini, sementara instrumen lain seperti emas tetap mempertahankan parameter sebelumnya.
Dampak di Pasar Derivatif
Peningkatan persyaratan margin biasanya mencerminkan penilaian risiko yang lebih konservatif dari bursa. Bagi investor dan trader, penyesuaian ini berarti modal yang lebih besar yang harus dikunci dalam posisi berjangka perak, platina, dan paladium. CME membenarkan keputusan ini sebagai langkah hati-hati untuk memastikan integritas pasar dan melindungi peserta dari potensi fluktuasi harga logam mulia ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
CME Mengimplementasikan Persyaratan Margin Baru untuk Paladium, Platina, dan Perak
Pada akhir Januari, Bursa Komoditas Chicago (CME) mengumumkan perubahan regulasi signifikan di pasar derivatifnya. Lembaga tersebut menyesuaikan persyaratan margin untuk kontrak berjangka yang terkait dengan tiga logam mulia, termasuk paladium, yang mengalami modifikasi pada parameter operasionalnya. Perubahan ini mencerminkan kebutuhan CME untuk menyesuaikan standar mereka terhadap volatilitas pasar komoditas.
Rincian Penyesuaian pada Perak dan Logam Mulia
Menurut informasi yang disebarluaskan melalui media khusus, pengumuman resmi dikeluarkan pada 27 Januari. Persyaratan margin baru untuk beberapa derivatif perak meningkat secara signifikan, mencapai sekitar 11% dari nilai nominal kontrak. Langkah ini menetapkan standar yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya, yang berarti kewajiban modal yang lebih besar bagi peserta pasar. Kebijakan ini akan berlaku setelah penutupan operasi pada 28 Januari.
Paladium dan Platina di Bawah Kerangka Regulasi Baru
Paladium dan platina juga dimasukkan dalam reorganisasi margin CME ini. Modifikasi ini secara langsung mempengaruhi operator yang menggunakan kontrak berjangka ini sebagai alat lindung nilai atau spekulasi. Berbeda dengan logam lainnya, pembaruan ini fokus pada ketiga aset tertentu ini, sementara instrumen lain seperti emas tetap mempertahankan parameter sebelumnya.
Dampak di Pasar Derivatif
Peningkatan persyaratan margin biasanya mencerminkan penilaian risiko yang lebih konservatif dari bursa. Bagi investor dan trader, penyesuaian ini berarti modal yang lebih besar yang harus dikunci dalam posisi berjangka perak, platina, dan paladium. CME membenarkan keputusan ini sebagai langkah hati-hati untuk memastikan integritas pasar dan melindungi peserta dari potensi fluktuasi harga logam mulia ini.