Mengapa XRP dan Cardano Menetapkan Kecepatan untuk Pengembangan Infrastruktur Web3

Charles Hoskinson baru-baru ini membuat pengamatan yang menarik tentang keadaan pengembangan blockchain saat ini: XRP dan Cardano telah membangun dan menerapkan solusi yang masih sulit dipahami secara konseptual oleh keuangan tradisional. Wawasan ini mengungkapkan sebuah kebenaran mendasar tentang lanskap kripto—proyek-proyek native Web3 beroperasi dengan kecepatan dan kedalaman inovasi yang baru mulai diikuti oleh pemain institusional. Perbedaannya bukan tentang hype pasar atau pergerakan harga token, melainkan kematangan dan operasionalisasi infrastruktur inti yang telah dicapai oleh jaringan ini.

Fondasi Teknis yang Membuat XRP dan Cardano Berbeda

Baik XRP maupun Cardano dirancang sejak awal dengan kebutuhan tingkat perusahaan, meskipun mereka mengambil pendekatan arsitektur yang berbeda. Infrastruktur XRP memprioritaskan penyelesaian transaksi dengan throughput tinggi dan biaya transaksi minimal, sehingga secara fundamental cocok untuk transaksi institusional dalam skala besar. Sebaliknya, Cardano menggabungkan metodologi verifikasi formal dan model UTXO yang diperluas bersama mekanisme tata kelola on-chain—menciptakan platform di mana kepatuhan regulasi tidak memerlukan pengorbanan desentralisasi.

Yang membedakan jaringan kripto ini bukan sekadar fitur-fiturnya, tetapi kesiapan operasionalnya. Ketika Hoskinson menyatakan bahwa “XRP dan Cardano beroperasi pada skala 100 kali lebih besar,” dia merujuk pada throughput transaksi aktual yang mereka tangani setiap hari dan kompleksitas masalah yang telah mereka selesaikan. Mekanisme penyelesaian terdesentralisasi, perlindungan privasi tingkat institusi, dan kerangka kepatuhan bawaan—ini bukanlah item roadmap masa depan untuk XRP dan Cardano, melainkan kenyataan yang sudah diimplementasikan. Sementara itu, lembaga keuangan legacy baru mulai menjelajahi konsep serupa melalui inisiatif seperti Canton.

Kesenjangan Kecepatan Pengembangan Antara Web3 dan Keuangan Tradisional

Faktor penting dalam perlombaan infrastruktur ini terletak pada bagaimana entitas yang berbeda mendekati pemecahan masalah blockchain. Proyek Web3 membangun sistem mereka berdasarkan prinsip desentralisasi sejak awal, artinya setiap keputusan arsitektural mempertimbangkan konsensus terdistribusi dan pertimbangan privasi. Keuangan tradisional, sebaliknya, telah menghabiskan bertahun-tahun mencoba mengadaptasi konsep desentralisasi ke infrastruktur terpusat yang sudah ada—sebuah proses yang secara fundamental berbeda dan lebih lambat.

Analisis Hoskinson menyoroti sebuah paradoks: institusi sering kali salah mengartikan mekanisme kontrol sebagai inovasi. Ketika entitas TradFi meluncurkan inisiatif blockchain, mereka sering menambahkan persyaratan izin dan hambatan tata kelola yang memperlambat siklus pengembangan. XRP dan Cardano, yang telah berkembang melalui prinsip Web3, menghindari beban ini. Struktur tata kelola mereka, meskipun formal dan ketat, beroperasi dengan kecepatan web3—memungkinkan iterasi yang lebih cepat dan peningkatan protokol yang lebih responsif.

Implikasi praktisnya cukup signifikan. Lapisan penyelesaian XRP menangani transaksi institusional dengan finalitas yang diukur dalam hitungan detik. Model tata kelola Cardano memungkinkan pemangku kepentingan mengusulkan, mendiskusikan, dan menerapkan peningkatan melalui voting on-chain. Bandingkan ini dengan konsorsium tradisional yang bekerja melalui pertemuan triwulanan dan membangun konsensus di antara kepentingan yang bersaing—perbedaan kecepatan ini menjadi jelas.

Kematangan Infrastruktur sebagai Keunggulan Kompetitif

“Keunggulan 100x” yang dirujuk Hoskinson berasal dari kombinasi skala, kematangan, dan efisiensi operasional. XRP dan Cardano tidak sekadar meluncurkan jaringan dan menunggu adopsi; mereka secara aktif membangun infrastruktur yang dirancang khusus untuk penggunaan arus utama. Sikap pengembangan yang proaktif ini berarti ekosistem kripto kini memiliki solusi yang berfungsi untuk masalah-masalah yang masih didefinisikan oleh institusi.

Bagi perusahaan yang mempertimbangkan integrasi blockchain, kenyataan ini bersifat transformatif. Alih-alih bertaruh pada infrastruktur eksperimental, mereka dapat menerapkan ke jaringan dengan pengalaman operasional yang telah teruji selama bertahun-tahun dan sudah berjalan. Kematangan infrastruktur XRP dan Cardano mewakili bertahun-tahun pemecahan masalah dunia nyata—sesuatu yang Canton dan proyek serupa belum akumulasi.

Seiring semakin banyak institusi menyadari bahwa arsitektur desentralisasi menawarkan keunggulan yang sah untuk penyelesaian, kepatuhan, dan interoperabilitas, para pelopor seperti XRP dan Cardano menemukan diri mereka dalam posisi keunggulan yang signifikan. Infrastruktur Web3 yang mereka ciptakan bukanlah teknologi spekulatif—melainkan terbukti, operasional, dan sudah berkembang untuk memenuhi tuntutan institusional.

XRP-1,93%
ADA-1,63%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)