Portofolio institusional mencari ekspansi melalui Bitcoin: posisi para finansialis terkemuka

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Para ahli keuangan terkemuka semakin sering menganggap bitcoin sebagai instrumen yang andal bagi investor yang mencari peningkatan pengembalian portofolio mereka. Di garis depan gerakan ini adalah CEO Ark Invest, Katie Wood, yang tahun ini menarik perhatian pada posisi khusus cryptocurrency dalam strategi pengelolaan aset. Posisinya didukung oleh sejumlah data konkret yang menunjukkan karakter unik dari aset ini dibandingkan dengan investasi tradisional.

Korelasi rendah sebagai keunggulan untuk portofolio

Gagasan utama yang dianut oleh Wood didasarkan pada analisis koefisien korelasi. Menurut data dari Ark Invest, bitcoin menunjukkan hubungan harga yang jauh lebih lemah dengan kelas aset utama dibandingkan bagaimana aset tersebut saling terkait. Secara spesifik: korelasi bitcoin dengan indeks S&P 500 adalah 0,28, sementara S&P 500 sendiri memiliki korelasi 0,79 dengan trust properti. Ini berarti bahwa bitcoin bergerak lebih independen, menciptakan nilai diversifikasi yang nyata.

«Bitcoin harus berfungsi sebagai sumber diversifikasi yang baik bagi pengelola aset yang mencari pengembalian lebih tinggi per unit risiko,» — kata Wood dalam prediksinya untuk tahun 2026. Sejak 2020, aset ini secara konsisten menunjukkan hasil positif dalam memperluas portofolio, dengan korelasi yang lebih lemah tidak hanya terhadap saham dan obligasi, tetapi juga emas.

Konsensus dari lembaga keuangan besar

Posisi Wood sejalan dengan rekomendasi dari lembaga global terkemuka. Morgan Stanley merekomendasikan alokasi «opportunistik» hingga 4% dalam bitcoin, yang diakui oleh portofolio institusional sebagai alokasi yang berhati-hati tetapi beralasan. Demikian pula, Bank of America mengonfirmasi kepada penasihat pengelolaan kekayaan bahwa mereka dapat merekomendasikan klien untuk melakukan alokasi serupa.

CF Benchmarks juga mengakui bitcoin sebagai komponen utama portofolio, menunjukkan bahwa alokasi konservatif dapat meningkatkan efisiensi melalui pengembalian yang lebih tinggi tanpa risiko berlebihan. Secara global, bahkan Itaú Asset Management — pengelola aset terbesar di Brasil — mulai menawarkan alokasi kecil dalam bitcoin sebagai perlindungan terhadap fluktuasi mata uang dan pasar.

Tantangan dan hambatan

Namun, gambaran ini tidak sepenuhnya jelas. Strategi Jefferies, Christopher Wood, secara radikal mengubah posisinya terhadap bitcoin dalam portofolio modelnya, mengganti anjuran alokasi 10% dengan rekomendasi emas sebagai gantinya. Kekhawatirannya terkait dengan kemajuan dalam komputasi kuantum, yang berpotensi melemahkan keamanan kriptografi blockchain Bitcoin dalam jangka panjang.

Dengan demikian, investor yang mencari diversifikasi portofolio melalui aset digital harus mempertimbangkan baik keunggulan dari korelasi rendah maupun risiko yang terkait. Konsensus di antara lembaga terkemuka tetap positif terhadap alokasi moderat, tetapi diversifikasi memerlukan pemantauan terus-menerus terhadap perubahan teknologi dan kondisi pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)