Regulasi Cryptocurrency menghadapi hambatan lain saat Senat terus berjuang dengan Clarity Act. Perkembangan terbaru menunjukkan proses legislatif tetap terpecah, dengan komite-komite kunci yang tidak mampu menemukan kesepakatan bersama. Nasib kerangka kerja cryptocurrency yang penting ini kini bergantung pada apakah para pembuat undang-undang dapat menjembatani perbedaan mereka sebelum jadwal penegakan hukum semakin cepat.
Komite Perbankan dan Pertanian Terjebak Deadlock
Pendekatan Komite Perbankan Senat terhadap Clarity Act tetap terjebak dalam negosiasi, gagal menghasilkan versi konsensus. Sementara itu, Komite Pertanian mengambil jalur yang lebih partisan, dengan hanya anggota Republik yang melanjutkan versi mereka. Perpecahan ini mencerminkan perbedaan yang lebih dalam di Kongres tentang bagaimana mengatur aset digital—menyeimbangkan inovasi dengan kekhawatiran perlindungan konsumen.
Perbedaan pendapat antara komite-komite ini menunjukkan bahwa kerangka regulasi cryptocurrency yang bersatu mungkin akan lebih jauh dari yang diperkirakan awal. Setiap komite telah mengembangkan prioritas legislatifnya sendiri, menyulitkan jalan menuju RUU kompromi yang dapat disahkan di kedua kamar.
Pengecualian Inovasi SEC Berisiko
Selain debat legislatif, Clarity Act yang terhenti mengancam untuk mengacaukan peluncuran pengecualian inovasi SEC. Badan tersebut menargetkan awal 2026 untuk implementasi, memberikan fleksibilitas regulasi untuk proyek cryptocurrency yang sedang berkembang. Jika Clarity Act terus tertunda, garis waktu pengecualian ini menghadapi ketidakpastian yang signifikan.
Industri kripto telah memantau perkembangan ini secara dekat, karena pengecualian inovasi dapat memberikan kejelasan yang sangat dibutuhkan tentang penawaran token yang sesuai aturan. Tanpa pedoman federal yang jelas dari Clarity Act, baik regulator maupun pelaku pasar tetap dalam pola menunggu, tidak mampu melangkah maju dengan percaya diri terhadap produk dan layanan yang sedang berkembang.
Minggu-minggu mendatang akan menjadi sangat penting. Apakah Senat dapat menyelesaikan ketidaksepakatan internalnya tentang regulasi cryptocurrency akan menentukan tidak hanya nasib Clarity Act, tetapi juga lanskap regulasi yang lebih luas untuk aset digital sepanjang 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Undang-Undang Clarity Terhambat di Senat saat Debat Regulasi Cryptocurrency Menguat
Regulasi Cryptocurrency menghadapi hambatan lain saat Senat terus berjuang dengan Clarity Act. Perkembangan terbaru menunjukkan proses legislatif tetap terpecah, dengan komite-komite kunci yang tidak mampu menemukan kesepakatan bersama. Nasib kerangka kerja cryptocurrency yang penting ini kini bergantung pada apakah para pembuat undang-undang dapat menjembatani perbedaan mereka sebelum jadwal penegakan hukum semakin cepat.
Komite Perbankan dan Pertanian Terjebak Deadlock
Pendekatan Komite Perbankan Senat terhadap Clarity Act tetap terjebak dalam negosiasi, gagal menghasilkan versi konsensus. Sementara itu, Komite Pertanian mengambil jalur yang lebih partisan, dengan hanya anggota Republik yang melanjutkan versi mereka. Perpecahan ini mencerminkan perbedaan yang lebih dalam di Kongres tentang bagaimana mengatur aset digital—menyeimbangkan inovasi dengan kekhawatiran perlindungan konsumen.
Perbedaan pendapat antara komite-komite ini menunjukkan bahwa kerangka regulasi cryptocurrency yang bersatu mungkin akan lebih jauh dari yang diperkirakan awal. Setiap komite telah mengembangkan prioritas legislatifnya sendiri, menyulitkan jalan menuju RUU kompromi yang dapat disahkan di kedua kamar.
Pengecualian Inovasi SEC Berisiko
Selain debat legislatif, Clarity Act yang terhenti mengancam untuk mengacaukan peluncuran pengecualian inovasi SEC. Badan tersebut menargetkan awal 2026 untuk implementasi, memberikan fleksibilitas regulasi untuk proyek cryptocurrency yang sedang berkembang. Jika Clarity Act terus tertunda, garis waktu pengecualian ini menghadapi ketidakpastian yang signifikan.
Industri kripto telah memantau perkembangan ini secara dekat, karena pengecualian inovasi dapat memberikan kejelasan yang sangat dibutuhkan tentang penawaran token yang sesuai aturan. Tanpa pedoman federal yang jelas dari Clarity Act, baik regulator maupun pelaku pasar tetap dalam pola menunggu, tidak mampu melangkah maju dengan percaya diri terhadap produk dan layanan yang sedang berkembang.
Minggu-minggu mendatang akan menjadi sangat penting. Apakah Senat dapat menyelesaikan ketidaksepakatan internalnya tentang regulasi cryptocurrency akan menentukan tidak hanya nasib Clarity Act, tetapi juga lanskap regulasi yang lebih luas untuk aset digital sepanjang 2026.