Komunitas berita kripto mengikuti dengan cermat prediksi Peter Brandt, seorang analis teknis mapan yang dengan benar memprediksi keruntuhan Bitcoin pada tahun 2018. Saat ini, Brandt menandakan tanda-tanda perhatian baru di pasar cryptocurrency, menguraikan skenario keruntuhan yang signifikan dalam beberapa bulan mendatang.
Prakiraan Penurunan Analis Brandt
Menurut NS3.AI, analis memperkirakan harga Bitcoin turun antara 33% dan 37%. Ini bukan hipotesis teknis sederhana: Brandt mengidentifikasi resistensi kuat yang diposisikan di sekitar $102.300, level penting yang perlu dipertahankan pasar. Jika penghalang ini menyerah dan tren bearish berlanjut, jatuhnya dapat membawa harga menjadi antara $58.000 dan $62.000, mewakili koreksi besar dalam lanskap berita kripto.
Analisis Teknis dan Tingkat Kritis
Metodologi Brandt didasarkan pada analisis yang ketat terhadap level resistance dan support. $102.300 tidak hanya mewakili ambang batas psikologis yang penting, tetapi juga titik inflasi teknis di mana pasar dapat membalikkan trennya. Jika keruntuhan terjadi seperti yang diharapkan, itu akan menyebabkan redistribusi modal yang signifikan, menghasilkan peluang tetapi juga risiko yang cukup besar bagi para pedagang.
Situasi Pasar Saat Ini
Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan pada $84.480 dengan penurunan 5,36% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ke bawah ini menyelaraskan pasar dengan perkiraan bearish Brandt, mengkonfirmasi tanda-tanda kelemahan teknis yang telah menjadi ciri berita kripto baru-baru ini. Volatilitas yang diamati mencerminkan ketidakpastian investor dalam menghadapi potensi skenario keruntuhan yang digariskan oleh analis.
Perhatian terhadap berita kripto tetap tinggi karena pasar memantau apakah Bitcoin akan dapat mempertahankan level saat ini atau apakah itu benar-benar akan jatuh ke arah target bearish yang dibayangkan oleh analis.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin di antara sinyal berita kripto yang menandakan potensi keruntuhan
Komunitas berita kripto mengikuti dengan cermat prediksi Peter Brandt, seorang analis teknis mapan yang dengan benar memprediksi keruntuhan Bitcoin pada tahun 2018. Saat ini, Brandt menandakan tanda-tanda perhatian baru di pasar cryptocurrency, menguraikan skenario keruntuhan yang signifikan dalam beberapa bulan mendatang.
Prakiraan Penurunan Analis Brandt
Menurut NS3.AI, analis memperkirakan harga Bitcoin turun antara 33% dan 37%. Ini bukan hipotesis teknis sederhana: Brandt mengidentifikasi resistensi kuat yang diposisikan di sekitar $102.300, level penting yang perlu dipertahankan pasar. Jika penghalang ini menyerah dan tren bearish berlanjut, jatuhnya dapat membawa harga menjadi antara $58.000 dan $62.000, mewakili koreksi besar dalam lanskap berita kripto.
Analisis Teknis dan Tingkat Kritis
Metodologi Brandt didasarkan pada analisis yang ketat terhadap level resistance dan support. $102.300 tidak hanya mewakili ambang batas psikologis yang penting, tetapi juga titik inflasi teknis di mana pasar dapat membalikkan trennya. Jika keruntuhan terjadi seperti yang diharapkan, itu akan menyebabkan redistribusi modal yang signifikan, menghasilkan peluang tetapi juga risiko yang cukup besar bagi para pedagang.
Situasi Pasar Saat Ini
Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan pada $84.480 dengan penurunan 5,36% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ke bawah ini menyelaraskan pasar dengan perkiraan bearish Brandt, mengkonfirmasi tanda-tanda kelemahan teknis yang telah menjadi ciri berita kripto baru-baru ini. Volatilitas yang diamati mencerminkan ketidakpastian investor dalam menghadapi potensi skenario keruntuhan yang digariskan oleh analis.
Perhatian terhadap berita kripto tetap tinggi karena pasar memantau apakah Bitcoin akan dapat mempertahankan level saat ini atau apakah itu benar-benar akan jatuh ke arah target bearish yang dibayangkan oleh analis.