Judul: Indeks Dolar AS Merosot karena Euro dan Pound Naik
Dolar USA melemah sedikit pada 30 Januari, dengan Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,17% menjadi ditutup pada 96,285, mencerminkan kinerja yang beragam terhadap mata uang global utama. Langkah ini menyoroti pergeseran yang sedang berlangsung di pasar mata uang karena investor menilai kembali ekspektasi makroekonomi, prospek kebijakan moneter, dan ketahanan ekonomi relatif.
Selama sesi, euro dan pound sterling Inggris menguat terhadap dolar AS, menandakan kepercayaan baru pada mata uang Eropa. Kenaikan euro mungkin terkait dengan stabilisasi data ekonomi dan ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa dapat mempertahankan sikap kebijakan yang lebih seimbang dibandingkan dengan Federal Reserve. Demikian pula, pound diuntungkan dari sentimen yang membaik di sekitar ekonomi Inggris dan meredanya kekhawatiran atas risiko pertumbuhan jangka pendek.
Sebaliknya, dolar membukukan kenaikan terhadap beberapa mata uang yang secara tradisional defensif dan terkait komoditas. Yen Jepang dan franc Swiss melemah terhadap dolar, menunjukkan pengurangan sementara dalam permintaan safe-haven. Sementara itu, dolar Kanada dan krona Swedia juga menurun, berpotensi dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas dan faktor ekonomi regional.
Secara keseluruhan, kemunduran indeks dolar tampaknya kurang didorong oleh hilangnya kepercayaan yang luas pada ekonomi AS dan lebih banyak oleh kekuatan mata uang relatif di Eropa dan pergeseran posisi jangka pendek. Dengan pasar global mengawasi data ekonomi yang akan datang dan sinyal bank sentral, volatilitas mata uang kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat.
Ketika investor menavigasi lingkungan yang dibentuk oleh ekspektasi suku bunga, tren inflasi, dan perkembangan geopolitik, pergerakan indeks dolar akan terus berfungsi sebagai barometer utama sentimen risiko global dan arus modal.#GoldBreaks$5,500 #CryptoRegulationNewProgress 019283746565656574839201019283746574839201
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Discovery
· 2jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
Discovery
· 2jam yang lalu
Terima kasih atas informasi yang bermanfaat dan berbagi!
Judul: Indeks Dolar AS Merosot karena Euro dan Pound Naik
Dolar USA melemah sedikit pada 30 Januari, dengan Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,17% menjadi ditutup pada 96,285, mencerminkan kinerja yang beragam terhadap mata uang global utama. Langkah ini menyoroti pergeseran yang sedang berlangsung di pasar mata uang karena investor menilai kembali ekspektasi makroekonomi, prospek kebijakan moneter, dan ketahanan ekonomi relatif.
Selama sesi, euro dan pound sterling Inggris menguat terhadap dolar AS, menandakan kepercayaan baru pada mata uang Eropa. Kenaikan euro mungkin terkait dengan stabilisasi data ekonomi dan ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa dapat mempertahankan sikap kebijakan yang lebih seimbang dibandingkan dengan Federal Reserve. Demikian pula, pound diuntungkan dari sentimen yang membaik di sekitar ekonomi Inggris dan meredanya kekhawatiran atas risiko pertumbuhan jangka pendek.
Sebaliknya, dolar membukukan kenaikan terhadap beberapa mata uang yang secara tradisional defensif dan terkait komoditas. Yen Jepang dan franc Swiss melemah terhadap dolar, menunjukkan pengurangan sementara dalam permintaan safe-haven. Sementara itu, dolar Kanada dan krona Swedia juga menurun, berpotensi dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas dan faktor ekonomi regional.
Secara keseluruhan, kemunduran indeks dolar tampaknya kurang didorong oleh hilangnya kepercayaan yang luas pada ekonomi AS dan lebih banyak oleh kekuatan mata uang relatif di Eropa dan pergeseran posisi jangka pendek. Dengan pasar global mengawasi data ekonomi yang akan datang dan sinyal bank sentral, volatilitas mata uang kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat.
Ketika investor menavigasi lingkungan yang dibentuk oleh ekspektasi suku bunga, tren inflasi, dan perkembangan geopolitik, pergerakan indeks dolar akan terus berfungsi sebagai barometer utama sentimen risiko global dan arus modal.#GoldBreaks$5,500 #CryptoRegulationNewProgress 019283746565656574839201019283746574839201