Belakangan ini, Bitcoin kembali menyentuh level 91.000 dolar dan memberikan sinyal positif ke pasar. Di balik pergerakan ini, terdapat faktor kompleks seperti sinyal kebijakan moneter Bank of Japan dan pembalikan pelemahan yen, yang menyebabkan kenaikan luas pada aset risiko termasuk harga perak yang naik 0,6 dolar.
Bitcoin saat ini berusaha keluar dari kisaran perdagangan sempit antara 88.280 dolar dan 88.000~90.000 dolar. Terutama di sekitar pukul 12 siang waktu Timur AS, kenaikan cepat sebesar 2% diduga dipicu oleh kemungkinan intervensi pasar valuta asing oleh otoritas Jepang. Ketika Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuan dan mengeluarkan pernyataan kebijakan yang agak keras, dugaan intervensi pasar valuta asing pun muncul, menguatkan yen dan secara berantai memicu rebound pada aset risiko seperti Bitcoin.
Makna Pembalikan Pelemahan Yen dalam Sinyal Kebijakan Bank of Japan
Perubahan sinyal kebijakan Bank of Japan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada struktur leverage carry trade yang selama beberapa bulan terakhir memimpin pelemahan yen Jepang. Banyak komunitas trader menilai bahwa yen yang sebelumnya lemah berpotensi kembali menguat dalam kisaran tertentu, dan dengan mekanisme yang sama, pasar cryptocurrency termasuk Bitcoin berpeluang pulih. Ini menjadi contoh pengaruh perubahan kebijakan makro global terhadap pasar aset digital.
Rebound Bersamaan Saham Perusahaan Penambangan Cryptocurrency dan Bursa
Sentimen positif di pasar langsung tercermin pada harga saham perusahaan terkait cryptocurrency. Terutama perusahaan penambangan Bitcoin yang memiliki eksposur tinggi terhadap infrastruktur AI menunjukkan rebound kuat. Perusahaan seperti IREN, HUT, WULF, dan CLSK, meskipun sempat turun di awal hari, kembali naik 5~10%. MicroStrategy (MSTR), pemegang Bitcoin terbesar, rebound 5% dari titik terendah, dan Coinbase (COIN), yang sempat turun hari sebelumnya, membatasi penurunan hingga 1%.
Kenaikan saham-saham terkait ini menunjukkan bahwa tidak hanya pasar cryptocurrency yang pulih, tetapi juga terjadi penyesuaian posisi dari investor institusional. Indeks Nasdaq AS pun berbalik menguat 0,6%, menandakan pemulihan preferensi terhadap aset risiko secara luas.
Pasar Logam Mulia Juga Melonjak Bersama, Naik 0,6 Dolar
Pemulihan aset risiko meluas ke pasar logam mulia. Harga perak naik lebih dari 0,6 dolar per ons, mencapai 101,44 dolar, dengan kenaikan lebih dari 5%. Emas juga naik sekitar 1,5% mendekati 5.000 dolar, sementara platinum dan palladium masing-masing melonjak lebih dari 6%. Lonjakan luas ini menunjukkan bahwa lingkungan makro global sedang beralih ke mode pemulihan.
Aliran Dana XRP dan Cryptocurrency Alternatif Meningkat Pesat
Di tengah rebound yang berpusat pada Bitcoin, XRP menunjukkan penurunan sekitar 4% bulan ini. Namun, ETF XRP spot mencatat aliran masuk bersih sebesar 9,172 juta dolar bulan ini, berlawanan dengan tren keluar dana yang terus berlangsung dari ETF Bitcoin. Hal ini mencerminkan diversifikasi portofolio dari investor institusional.
Upaya Bitcoin untuk kembali ke level 91.000 dolar dan rebound luas aset risiko ini kembali membuktikan pengaruh sinyal kebijakan Bank of Japan terhadap struktur alokasi aset global. Ke depannya, pergerakan pasar sangat bergantung pada sejauh mana perubahan makro ini dapat terus berlanjut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin pulih ke $91.000, harga perak yang naik $0,6 sebagai sinyal? Perubahan kebijakan Bank Jepang dan rebound aset berisiko
Belakangan ini, Bitcoin kembali menyentuh level 91.000 dolar dan memberikan sinyal positif ke pasar. Di balik pergerakan ini, terdapat faktor kompleks seperti sinyal kebijakan moneter Bank of Japan dan pembalikan pelemahan yen, yang menyebabkan kenaikan luas pada aset risiko termasuk harga perak yang naik 0,6 dolar.
Bitcoin saat ini berusaha keluar dari kisaran perdagangan sempit antara 88.280 dolar dan 88.000~90.000 dolar. Terutama di sekitar pukul 12 siang waktu Timur AS, kenaikan cepat sebesar 2% diduga dipicu oleh kemungkinan intervensi pasar valuta asing oleh otoritas Jepang. Ketika Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuan dan mengeluarkan pernyataan kebijakan yang agak keras, dugaan intervensi pasar valuta asing pun muncul, menguatkan yen dan secara berantai memicu rebound pada aset risiko seperti Bitcoin.
Makna Pembalikan Pelemahan Yen dalam Sinyal Kebijakan Bank of Japan
Perubahan sinyal kebijakan Bank of Japan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada struktur leverage carry trade yang selama beberapa bulan terakhir memimpin pelemahan yen Jepang. Banyak komunitas trader menilai bahwa yen yang sebelumnya lemah berpotensi kembali menguat dalam kisaran tertentu, dan dengan mekanisme yang sama, pasar cryptocurrency termasuk Bitcoin berpeluang pulih. Ini menjadi contoh pengaruh perubahan kebijakan makro global terhadap pasar aset digital.
Rebound Bersamaan Saham Perusahaan Penambangan Cryptocurrency dan Bursa
Sentimen positif di pasar langsung tercermin pada harga saham perusahaan terkait cryptocurrency. Terutama perusahaan penambangan Bitcoin yang memiliki eksposur tinggi terhadap infrastruktur AI menunjukkan rebound kuat. Perusahaan seperti IREN, HUT, WULF, dan CLSK, meskipun sempat turun di awal hari, kembali naik 5~10%. MicroStrategy (MSTR), pemegang Bitcoin terbesar, rebound 5% dari titik terendah, dan Coinbase (COIN), yang sempat turun hari sebelumnya, membatasi penurunan hingga 1%.
Kenaikan saham-saham terkait ini menunjukkan bahwa tidak hanya pasar cryptocurrency yang pulih, tetapi juga terjadi penyesuaian posisi dari investor institusional. Indeks Nasdaq AS pun berbalik menguat 0,6%, menandakan pemulihan preferensi terhadap aset risiko secara luas.
Pasar Logam Mulia Juga Melonjak Bersama, Naik 0,6 Dolar
Pemulihan aset risiko meluas ke pasar logam mulia. Harga perak naik lebih dari 0,6 dolar per ons, mencapai 101,44 dolar, dengan kenaikan lebih dari 5%. Emas juga naik sekitar 1,5% mendekati 5.000 dolar, sementara platinum dan palladium masing-masing melonjak lebih dari 6%. Lonjakan luas ini menunjukkan bahwa lingkungan makro global sedang beralih ke mode pemulihan.
Aliran Dana XRP dan Cryptocurrency Alternatif Meningkat Pesat
Di tengah rebound yang berpusat pada Bitcoin, XRP menunjukkan penurunan sekitar 4% bulan ini. Namun, ETF XRP spot mencatat aliran masuk bersih sebesar 9,172 juta dolar bulan ini, berlawanan dengan tren keluar dana yang terus berlangsung dari ETF Bitcoin. Hal ini mencerminkan diversifikasi portofolio dari investor institusional.
Upaya Bitcoin untuk kembali ke level 91.000 dolar dan rebound luas aset risiko ini kembali membuktikan pengaruh sinyal kebijakan Bank of Japan terhadap struktur alokasi aset global. Ke depannya, pergerakan pasar sangat bergantung pada sejauh mana perubahan makro ini dapat terus berlanjut.