🔹Harga perak, setelah lonjakan besar sekitar 150% pada tahun 2025, mencapai rekor tertinggi pada tahun 2026, melampaui kisaran $94-95 per ons dan mencapai rekor tertinggi sekitar $96. Rallinya didorong oleh ketidakseimbangan pasokan-permintaan (defisit tahunan sebesar 150-200 juta ons), permintaan industri yang eksplosif di sektor energi hijau dan elektronik (terutama panel surya dan teknologi AI), ketegangan geopolitik, melemahnya dolar AS, bank sentral yang mencari tempat aman, dan permintaan stok fisik dari negara seperti China dan India – menjadikan perak aset yang lebih volatil tetapi berpotensi memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan emas. Analis memprediksi bahwa jika dinamika ini berlanjut, harga per ons bisa mencapai kisaran $100-135 pada akhir 2026. Sementara institusi seperti Citigroup dan Bank of America menunjuk ke $100 target, beberapa perkiraan optimis bahkan membuat $175-200 menjadi mungkin, tetapi koreksi jangka pendek (misalnya, penarikan 10-20%) dapat diharapkan – konsensus umum adalah bahwa perak akan mengungguli emas karena peran industrinya dan memiliki potensi kenaikan tambahan sebesar 20-50%. 🔸🔸🔸 Ini bukan saran investasi, silakan lakukan riset sendiri. $SLVON $XAG
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#GoldandSilverHitNewHighs
🔹Harga perak, setelah lonjakan besar sekitar 150% pada tahun 2025, mencapai rekor tertinggi pada tahun 2026, melampaui kisaran $94-95 per ons dan mencapai rekor tertinggi sekitar $96. Rallinya didorong oleh ketidakseimbangan pasokan-permintaan (defisit tahunan sebesar 150-200 juta ons), permintaan industri yang eksplosif di sektor energi hijau dan elektronik (terutama panel surya dan teknologi AI), ketegangan geopolitik, melemahnya dolar AS, bank sentral yang mencari tempat aman, dan permintaan stok fisik dari negara seperti China dan India – menjadikan perak aset yang lebih volatil tetapi berpotensi memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan emas. Analis memprediksi bahwa jika dinamika ini berlanjut, harga per ons bisa mencapai kisaran $100-135 pada akhir 2026. Sementara institusi seperti Citigroup dan Bank of America menunjuk ke $100 target, beberapa perkiraan optimis bahkan membuat $175-200 menjadi mungkin, tetapi koreksi jangka pendek (misalnya, penarikan 10-20%) dapat diharapkan – konsensus umum adalah bahwa perak akan mengungguli emas karena peran industrinya dan memiliki potensi kenaikan tambahan sebesar 20-50%.
🔸🔸🔸 Ini bukan saran investasi, silakan lakukan riset sendiri.
$SLVON
$XAG