Pasar mengalami penurunan saat ketegangan antara AS dan Eropa meningkat akibat kontroversi Greenland. Saham global dijual habis sementara investor bergegas ke tempat aman—emas baru saja mencapai rekor tertinggi. Ketegangan geopolitik ini mengingatkan kembali pada kekacauan perang dagang, dan sejujurnya, itu membuat pasar menjadi takut. Ketika Washington dan Brussels mulai berselisih tentang ambisi territorial dan kendali ekonomi, Anda tahu itu akan mempengaruhi segala hal mulai dari saham hingga komoditas. Ketakutannya nyata: tarif timbal balik bisa menjadi langkah berikutnya, yang akan berimbas pada ekspektasi inflasi dan penilaian aset di seluruh pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FudVaccinator
· 19jam yang lalu
Kembali lagi, trik ini... Amerika dan Eropa berkelahi, Greenland harus ikut-ikutan jatuh ke dalam air secara global?
Lihat AsliBalas0
DegenDreamer
· 19jam yang lalu
Masalah Greenland ini kembali memanas, apakah akan ada perang dagang lagi? Emas sudah mencapai rekor tertinggi, saya percaya
Lihat AsliBalas0
GasBankrupter
· 19jam yang lalu
Kembali terjadi tarik-menarik geopolitik, kali ini giliran Greenland... benar-benar tidak ada habisnya.
Lihat AsliBalas0
governance_lurker
· 19jam yang lalu
Datang lagi, aku sudah terbiasa dengan pola ini, negara besar saling berkonflik akhirnya yang dirugikan tetap investor ritel... Melihat harga emas mencapai rekor tertinggi memang menyenangkan, tapi hujan deras yang sesungguhnya belum datang.
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlord
· 19jam yang lalu
Greenland saja bisa ribut, benar-benar membuat saya takjub... Amerika dan Eropa ribut, kita para petani bawang pun ikut kena dampaknya
Pasar mengalami penurunan saat ketegangan antara AS dan Eropa meningkat akibat kontroversi Greenland. Saham global dijual habis sementara investor bergegas ke tempat aman—emas baru saja mencapai rekor tertinggi. Ketegangan geopolitik ini mengingatkan kembali pada kekacauan perang dagang, dan sejujurnya, itu membuat pasar menjadi takut. Ketika Washington dan Brussels mulai berselisih tentang ambisi territorial dan kendali ekonomi, Anda tahu itu akan mempengaruhi segala hal mulai dari saham hingga komoditas. Ketakutannya nyata: tarif timbal balik bisa menjadi langkah berikutnya, yang akan berimbas pada ekspektasi inflasi dan penilaian aset di seluruh pasar.