【区块律动】Senin pagi, pasar mata uang kripto mengalami penurunan tajam. Bitcoin dalam waktu satu jam saja merosot, dengan penurunan terbesar mencapai 3.79%, harga dari puncak 9.55 juta dolar AS turun ke 9.19 juta dolar AS, kemudian sedikit rebound ke sekitar 9.28 juta dolar AS.
Yang menarik, dalam pergerakan ini, aset tradisional menunjukkan kinerja yang sangat berbeda. Emas dan perak spot melonjak terbuka, keduanya mencatat rekor tertinggi baru, sementara futures NASDAQ turun 1%. Di balik perbedaan ini, bayangan geopolitik semakin menguat.
Dari sisi berita, pernyataan pemerintah AS akhir pekan ini mengenai otonomi Greenland memicu reaksi berantai. Beberapa negara UE sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif impor terhadap barang-barang dari Amerika Serikat senilai 930 miliar euro sebagai respons. Perang tarif semakin memanas, aset risiko tertekan, dan investor berbondong-bondong beralih ke aset safe haven. Ini mungkin menjelaskan mengapa emas dan perak naik, sementara Bitcoin dan indeks saham justru turun.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NotSatoshi
· 10jam yang lalu
Sekali lagi, politik geopolitik menjadi penyebabnya, emas melambung dan Bitcoin jatuh, skenario ini terlalu akrab
Lihat AsliBalas0
DefiPlaybook
· 01-21 00:17
Serangan emosi ketakutan risiko yang khas, emas dan perak menyedot, Bitcoin dianggap sebagai aset risiko dan dilempar keluar. Sejujurnya, inilah mengapa perlu mengalokasikan aset anti-inflasi, menaruh satu saja terlalu berbahaya
Lihat AsliBalas0
0xDreamChaser
· 01-20 23:23
Hal-hal di Greenland bisa mempengaruhi harga koin, politik geopolitik di sini benar-benar luar biasa, bikin ngakak
Lihat AsliBalas0
FlatTax
· 01-19 15:36
Pulau Greenland pun bisa menjadi bom? Politik geopolitik kali ini benar-benar luar biasa, emas dan perak sudah mendapatkan jaminan keamanan, btc malah terjerumus, di mana raja perlindungan yang dijanjikan?
Lihat AsliBalas0
DegenGambler
· 01-19 00:46
Masalah di Greenland ini membuat emas naik ke rekor tertinggi, sementara Bitcoin malah turun 3,79%, sungguh luar biasa.
Lihat AsliBalas0
ILCollector
· 01-19 00:46
Masalah di Greenland kembali mengguncang pasar, dunia kripto masih diperlakukan sebagai sapi perah untuk disedot keuntungan.
Lihat AsliBalas0
AirdropJunkie
· 01-19 00:45
Geopolitik kembali menimbulkan risiko aset, emas melambung BTC malah ambruk? Logika ini agak aneh ya
Lihat AsliBalas0
degenonymous
· 01-19 00:41
Emas kembali mencapai rekor tertinggi, sementara dunia kripto masih mengalami tekanan? Masalah di Greenland telah membuat aset global menjadi kacau, ini tindakan yang cukup keras. Dana lindung nilai semua beralih ke emas, sementara kita para pecinta koin hanya bisa ikut merugi bersama pasar saham.
Ketika geopolitik memanas, orang cenderung beralih ke emas, pola ini terjadi setiap tahun, memang takdir aset safe haven. Bitcoin mengikuti, meskipun penurunan sebesar 3.79% sama sekali bukan masalah besar bagi dunia kripto.
Bitcoin anjlok 3,79% pada hari Senin, emas mencapai rekor tertinggi, risiko geopolitik mengguncang pasar
【区块律动】Senin pagi, pasar mata uang kripto mengalami penurunan tajam. Bitcoin dalam waktu satu jam saja merosot, dengan penurunan terbesar mencapai 3.79%, harga dari puncak 9.55 juta dolar AS turun ke 9.19 juta dolar AS, kemudian sedikit rebound ke sekitar 9.28 juta dolar AS.
Yang menarik, dalam pergerakan ini, aset tradisional menunjukkan kinerja yang sangat berbeda. Emas dan perak spot melonjak terbuka, keduanya mencatat rekor tertinggi baru, sementara futures NASDAQ turun 1%. Di balik perbedaan ini, bayangan geopolitik semakin menguat.
Dari sisi berita, pernyataan pemerintah AS akhir pekan ini mengenai otonomi Greenland memicu reaksi berantai. Beberapa negara UE sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif impor terhadap barang-barang dari Amerika Serikat senilai 930 miliar euro sebagai respons. Perang tarif semakin memanas, aset risiko tertekan, dan investor berbondong-bondong beralih ke aset safe haven. Ini mungkin menjelaskan mengapa emas dan perak naik, sementara Bitcoin dan indeks saham justru turun.