Thailand telah meluncurkan tindakan tegas secara menyeluruh terhadap apa yang disebut otoritas sebagai "uang abu-abu" yang mengalir melalui pasar emas dan cryptocurrency. Inisiatif ini memperlakukan kedua saluran tersebut sebagai jalur pencucian uang paralel yang memerlukan intervensi terkoordinasi.
Langkah utama termasuk memperketat persyaratan pelaporan transaksi emas, dengan otoritas menurunkan ambang pengungkapan untuk menangkap aktivitas mencurigakan yang lebih kecil. Pemerintah juga memperkuat penegakan Travel Rule—kerangka kepatuhan penting untuk transfer crypto lintas batas yang mewajibkan pengungkapan informasi pengguna.
Inti dari strategi ini adalah pusat data nasional yang baru didirikan yang dirancang untuk pemantauan transaksi secara real-time di seluruh aliran aset tradisional dan digital. Sistem terpadu ini bertujuan menciptakan visibilitas terhadap pergerakan uang yang sebelumnya beroperasi di zona abu-abu.
Perdana Menteri telah menggerakkan "pasukan terintegrasi" yang menggabungkan regulator keuangan, penegak hukum, dan pejabat bea cukai. Pendekatan terkoordinasi ini mencerminkan pengakuan bahwa pencucian uang modern memanfaatkan saluran analog dan digital secara bersamaan, yang memerlukan respons penegakan hukum yang sama luasnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TradingNightmare
· 01-18 04:10
Dengan rangkaian langkah ini di Thailand, emas dan dunia kripto sama-sama terkena dampaknya... Jujur saja, tidak ada tempat untuk bersembunyi
---
Pemantauan pusat data mengawasi segalanya, privasi semakin lama semakin seperti barang mewah
---
Travel Rule seharusnya sudah diharmoniskan secara global sejak lama, baru sekarang dilakukan, agak terlambat
---
Sekumpulan departemen bekerja sama untuk memberantas wilayah abu-abu, rasanya seperti sedang menyaring ruang hidup terakhir untuk emas dan kripto
---
Penurunan ambang batas pelaporan berarti apa, kalian semua tahu... Transfer kecil pun harus mengungkapkan identitas
---
Sungguh luar biasa, sekaligus mengawasi emas dan koin, tampaknya pihak berwenang menganggap keduanya sebagai satu masalah yang harus diselesaikan
---
Seluruh negara menjadi kamera pengawas, efisiensinya benar-benar menakutkan
---
Ngomong-ngomong, jika sistem ini benar-benar berfungsi, apakah uang gelap masih punya jalan keluar?
Lihat AsliBalas0
GateUser-e51e87c7
· 01-17 15:45
Operasi Thailand kali ini, emas dan koin dikelola bersama, tampaknya benar-benar menganggap industri gelap sebagai hal yang serius... Ngomong-ngomong, apakah pusat data ini bisa diandalkan, rasanya tetap harus melihat kemampuan eksekusi
Lihat AsliBalas0
BankruptcyArtist
· 01-15 10:58
Operasi Thailand kali ini benar-benar serius, mengawasi emas dan dunia kripto secara bersamaan, langsung menutup celah abu-abu
Travel Rule yang ketat, mereka yang ingin melakukan tindakan kecil harus berhati-hati
Pemantauan pusat data? Agak keras, privasi hilang
Dengan rangkaian langkah ini, biaya pencucian uang kecil melonjak, kepatuhan adalah jalan yang benar
Pengawasan keuangan yang begitu detail, membuat kehidupan lembaga di dunia kripto semakin sulit...
Lihat AsliBalas0
RegenRestorer
· 01-15 10:58
Emas dan dunia kripto sama-sama menjadi perhatian, langkah Thailand kali ini cukup keras.
Lihat AsliBalas0
AltcoinMarathoner
· 01-15 10:58
Lihat AsliBalas0
BearWhisperGod
· 01-15 10:54
Thailand's move is really brilliant, targeting both gold and coins simultaneously, now everything is transparent everywhere...
Lihat AsliBalas0
MerkleMaid
· 01-15 10:52
Emas dan pasar crypto diperiksa bersama, ini pasti membuat bisnis ilegal sangat kesulitan
Lihat AsliBalas0
LonelyAnchorman
· 01-15 10:51
Langkah ini di Thailand memang cukup keras, sekaligus mengawasi emas dan koin, serta membuat pusat data... Rasanya ruang privasi akan kembali tertekan.
Thailand telah meluncurkan tindakan tegas secara menyeluruh terhadap apa yang disebut otoritas sebagai "uang abu-abu" yang mengalir melalui pasar emas dan cryptocurrency. Inisiatif ini memperlakukan kedua saluran tersebut sebagai jalur pencucian uang paralel yang memerlukan intervensi terkoordinasi.
Langkah utama termasuk memperketat persyaratan pelaporan transaksi emas, dengan otoritas menurunkan ambang pengungkapan untuk menangkap aktivitas mencurigakan yang lebih kecil. Pemerintah juga memperkuat penegakan Travel Rule—kerangka kepatuhan penting untuk transfer crypto lintas batas yang mewajibkan pengungkapan informasi pengguna.
Inti dari strategi ini adalah pusat data nasional yang baru didirikan yang dirancang untuk pemantauan transaksi secara real-time di seluruh aliran aset tradisional dan digital. Sistem terpadu ini bertujuan menciptakan visibilitas terhadap pergerakan uang yang sebelumnya beroperasi di zona abu-abu.
Perdana Menteri telah menggerakkan "pasukan terintegrasi" yang menggabungkan regulator keuangan, penegak hukum, dan pejabat bea cukai. Pendekatan terkoordinasi ini mencerminkan pengakuan bahwa pencucian uang modern memanfaatkan saluran analog dan digital secara bersamaan, yang memerlukan respons penegakan hukum yang sama luasnya.