Benjamin Graham's "The Intelligent Investor" tetap menjadi tonggak bagi siapa saja yang menavigasi pasar yang volatil. Prinsip-prinsipnya—margin of safety, analisis fundamental, pemikiran jangka panjang—bukan sekadar kebijaksanaan kuno. Mereka adalah pengaman penting dalam investasi kripto, di mana pengambilan keputusan emosional menghancurkan lebih banyak kekayaan daripada penurunan pasar sekalipun.
Graham mengajarkan kita untuk berinvestasi berdasarkan nilai, bukan hype. Melakukan pekerjaan rumah sebelum menanamkan modal. Takut saat orang lain serakah, serakah saat orang lain takut. Terlihat familiar? Itu karena aturan ini berlaku di semua kelas aset—baik saat memilih saham maupun mengevaluasi proyek blockchain. Perbedaannya: crypto bergerak lebih cepat, volatilitas memperbesar baik keuntungan maupun kerugian, dan DYOR (lakukan riset sendiri) bukanlah pilihan—itu adalah bertahan hidup.
Tesis utama buku ini tetap berlaku: hasil terbaik datang dari investor yang sabar dan disiplin, bukan trader yang mengejar pump. Dalam lingkungan pasar tahun 2025, pesan ini lebih kuat dari sebelumnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AlwaysAnon
· 01-16 12:26
Pendekatan Graham memang benar, tetapi berapa banyak orang yang benar-benar bisa bertahan? Saya rasa sebagian besar masih ketakutan oleh kenaikan harga sehingga otaknya menjadi tidak jernih.
Lihat AsliBalas0
fren.eth
· 01-16 11:57
Sejujurnya, teori Graham ini memang masih bisa digunakan di dunia kripto, tetapi kebanyakan orang sama sekali tidak mampu melakukannya
Orang yang setiap hari FOMO dari mana punya kesabaran menunggu bottom, aku benar-benar kagum dengan orang yang bisa santai
DYOR tiga kata ini mudah diucapkan, tapi memahami satu proyek berapa banyak waktu yang dibutuhkan... ah sudahlah, aku tidak mau memikirkannya lagi
Jujur saja mengikuti margin keamanan memang lebih sedikit kerugian daripada mengejar harga tinggi, itu benar
Lihat AsliBalas0
SigmaBrain
· 01-13 13:01
Benar sekali, tetapi kenyataannya kebanyakan orang setelah membaca Graham tetap akan All in pada suatu shitcoin, lalu menangis saat menjualnya dengan kerugian
Lihat AsliBalas0
PanicSeller69
· 01-13 13:00
Teori Graham memang benar, tapi jujur saja DYOR ini di dunia kripto hampir tidak ada yang benar-benar melakukannya
Terdengar seperti hal yang sudah biasa, tapi setelah satu siklus bull dan bear, kita jadi paham perbedaannya
Konsep margin keamanan ini benar-benar menyelamatkan saya beberapa kali, jauh lebih andal daripada ikut-ikutan beli saat harga sedang melonjak
Seharusnya saya sudah mendengarkan Graham sejak dulu, sehingga tidak akan tertipu dan mengalami kerugian besar di gelombang sebelumnya
Dibilang bagus, orang yang benar-benar konsisten mengikuti disiplin ini sangat sedikit, saya adalah salah satu contoh yang bertentangan
Lihat AsliBalas0
MoonWaterDroplets
· 01-13 12:59
dyor bukan pilihan, tetapi garis hidup dan mati. Memang benar, mereka yang ikut-ikutan di dunia koin akan akhirnya merugi.
Lihat AsliBalas0
WalletInspector
· 01-13 12:49
Benar sekali, tapi berapa banyak yang benar-benar bisa bertahan? Kebanyakan orang masih terbawa oleh FOMO
Teori Graham lebih seperti angan-angan di dunia koin, sering dengar DYOR tapi jarang melakukan
Konsep margin keamanan memang bagus, tapi takutnya satu crash mendadak langsung kembali ke nol
Lihat AsliBalas0
BrokenDAO
· 01-13 12:48
Teori Graham sebenarnya hanyalah lelucon dalam dunia crypto... Di mana margin keamanan yang dijanjikan, tiba-tiba lupa saat menghadapi narasi baru. Sebagian besar yang benar-benar mati karena pengambilan keputusan emosional, delapan dari sepuluh, adalah yang digorok oleh token tata kelola.
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-13 12:39
Sejujurnya, teori Graham itu di dunia kripto sering kali dihajar setiap hari
DYOR terdengar mudah, berapa banyak yang benar-benar bisa fokus dan meneliti proyek? Kebanyakan masih mengikuti tren kenaikan harga
Konsep margin keamanan ini benar-benar luar biasa, sayangnya terlalu banyak orang yang tidak bisa keluar dari posisi rugi
Benjamin Graham's "The Intelligent Investor" tetap menjadi tonggak bagi siapa saja yang menavigasi pasar yang volatil. Prinsip-prinsipnya—margin of safety, analisis fundamental, pemikiran jangka panjang—bukan sekadar kebijaksanaan kuno. Mereka adalah pengaman penting dalam investasi kripto, di mana pengambilan keputusan emosional menghancurkan lebih banyak kekayaan daripada penurunan pasar sekalipun.
Graham mengajarkan kita untuk berinvestasi berdasarkan nilai, bukan hype. Melakukan pekerjaan rumah sebelum menanamkan modal. Takut saat orang lain serakah, serakah saat orang lain takut. Terlihat familiar? Itu karena aturan ini berlaku di semua kelas aset—baik saat memilih saham maupun mengevaluasi proyek blockchain. Perbedaannya: crypto bergerak lebih cepat, volatilitas memperbesar baik keuntungan maupun kerugian, dan DYOR (lakukan riset sendiri) bukanlah pilihan—itu adalah bertahan hidup.
Tesis utama buku ini tetap berlaku: hasil terbaik datang dari investor yang sabar dan disiplin, bukan trader yang mengejar pump. Dalam lingkungan pasar tahun 2025, pesan ini lebih kuat dari sebelumnya.