Pengembangan pengikatan antara blockchain publik dan protokol penyimpanan seringkali menjadi pedang bermata dua. Sebagai solusi penyimpanan terdesentralisasi dalam ekosistem Sui, Walrus mengandalkan teknologi dan sumber daya Sui untuk pertumbuhan cepat, tetapi di sisi lain juga terancam oleh risiko "ketergantungan pada ekosistem tunggal". Bagaimana agar dapat memanfaatkan kekuatan Sui yang sedang melesat sekaligus menghindari keterikatan pada ekosistem, menjadi pertanyaan kunci apakah Walrus dapat bertahan dan berkembang jauh.
Keunggulan simbiosis antara Walrus dan Sui memang cukup mencolok. Dari segi teknologi, kombinasi TPS tinggi + kontrak Move milik Sui memberikan fondasi yang kokoh bagi Walrus. Hasil langsungnya adalah—pengembang dapat melakukan pemrograman dan interaksi data secara real-time melalui kontrak pintar. Kemampuan ini melahirkan berbagai aplikasi baru, seperti hosting frontend terdesentralisasi (Walrus Sites), penyimpanan data pelatihan AI, dan sebagainya. Banyak blockchain publik dengan performa biasa-biasa saja tidak mampu menjalankan fitur ini.
Melihat dari sisi ekosistem, pada kuartal pertama 2025, pengguna aktif dalam ekosistem Sui melonjak 200%, dan pasokan stablecoin meningkat 75%. Ini berarti volume data di chain meningkat pesat—pertumbuhan data Blob secara langsung meningkatkan permintaan terhadap token WAL. Dalam waktu singkat, Walrus telah menempati posisi penting dalam ekosistem Sui.
Masalahnya adalah, berapa lama ketergantungan tinggi ini dapat dipertahankan? Jika pertumbuhan ekosistem Sui melambat, atau muncul solusi penyimpanan lain, posisi Walrus bisa berbalik. Menghancurkan ketergantungan tunggal, memperluas aplikasi lintas rantai, dan membangun sistem pendukung nilai yang independen adalah tantangan mendesak bagi Walrus.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CountdownToBroke
· 01-15 06:48
Sejujurnya, Walrus sekarang hanyalah seorang "vampir"... hidup dari Sui
Lihat AsliBalas0
0xOverleveraged
· 01-14 20:41
Mengikat blockchain publik hanyalah perangkap, terlihat seperti mendapatkan uang cepat tetapi sebenarnya sedang menggali lubang sendiri
Lihat AsliBalas0
MEVictim
· 01-13 20:16
Ini lagi-lagi cerita "menggunakan kekuatan untuk lepas landas, kemudian mengikat kembali", Walrus memang agak canggung.
Lihat AsliBalas0
DYORMaster
· 01-13 12:54
Saat Sui naik, Walrus ikut senang, saat Sui anjlok, Walrus pun hancur, inilah situasi saat ini
Lihat AsliBalas0
MissingSats
· 01-13 12:47
Kedengarannya Walrus sekarang mempertaruhkan masa depan Sui, seperti mendapatkan keuntungan bersama dan kerugian bersama.
Lihat AsliBalas0
MerkleMaid
· 01-13 12:39
Jelasnya, Walrus sekarang hanyalah bawahan dari Sui, mencari uang cepat lebih mudah mengalami kegagalan lebih cepat
Pengembangan pengikatan antara blockchain publik dan protokol penyimpanan seringkali menjadi pedang bermata dua. Sebagai solusi penyimpanan terdesentralisasi dalam ekosistem Sui, Walrus mengandalkan teknologi dan sumber daya Sui untuk pertumbuhan cepat, tetapi di sisi lain juga terancam oleh risiko "ketergantungan pada ekosistem tunggal". Bagaimana agar dapat memanfaatkan kekuatan Sui yang sedang melesat sekaligus menghindari keterikatan pada ekosistem, menjadi pertanyaan kunci apakah Walrus dapat bertahan dan berkembang jauh.
Keunggulan simbiosis antara Walrus dan Sui memang cukup mencolok. Dari segi teknologi, kombinasi TPS tinggi + kontrak Move milik Sui memberikan fondasi yang kokoh bagi Walrus. Hasil langsungnya adalah—pengembang dapat melakukan pemrograman dan interaksi data secara real-time melalui kontrak pintar. Kemampuan ini melahirkan berbagai aplikasi baru, seperti hosting frontend terdesentralisasi (Walrus Sites), penyimpanan data pelatihan AI, dan sebagainya. Banyak blockchain publik dengan performa biasa-biasa saja tidak mampu menjalankan fitur ini.
Melihat dari sisi ekosistem, pada kuartal pertama 2025, pengguna aktif dalam ekosistem Sui melonjak 200%, dan pasokan stablecoin meningkat 75%. Ini berarti volume data di chain meningkat pesat—pertumbuhan data Blob secara langsung meningkatkan permintaan terhadap token WAL. Dalam waktu singkat, Walrus telah menempati posisi penting dalam ekosistem Sui.
Masalahnya adalah, berapa lama ketergantungan tinggi ini dapat dipertahankan? Jika pertumbuhan ekosistem Sui melambat, atau muncul solusi penyimpanan lain, posisi Walrus bisa berbalik. Menghancurkan ketergantungan tunggal, memperluas aplikasi lintas rantai, dan membangun sistem pendukung nilai yang independen adalah tantangan mendesak bagi Walrus.